Breaking News:

Ingin Mulai Berbisnis? Ini Kunci Utama Merintis StartUp Bagi Milenial

Laporan Mapping and Database Startup Indonesia tahun 2018 mengungkapkan hampir 70% penggerak startup merupakan kaum milenial

Ingin Mulai Berbisnis? Ini Kunci Utama Merintis StartUp Bagi Milenial
ISTIMEWA
Ilustrasi start up- Laporan Mapping and Database Startup Indonesia tahun 2018 mengungkapkan hampir 70% penggerak startup merupakan generasi Y atau biasa dikenal sebagai kaum milenial.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Hadirnya startup yang dikelola oleh anak muda selama beberapa tahun belakangan memang semakin menjamur di Indonesia berkat perkembangan teknologi dan kemudahan akses internet.

Laporan Mapping and Database Startup Indonesia tahun 2018 mengungkapkan hampir 70% penggerak startup merupakan generasi Y atau biasa dikenal sebagai kaum milenial.

Tingginya antusiasme pelaku bisnis untuk membangun startup di dukung dengan data dari startupranking.com yang mencatat bahwa Indonesia menempati posisi kelima negara dengan jumlah startup terbanyak di dunia, yaitu sejumlah 2.236 startup pada pertengahan bulan Mei 2021.

Baca juga: BPSDM Jabar Gelar Webinar Bertema Petani Milenial: Tinggal di Desa, Rezeki Kota, Bisnis Mendunia

Hangry, multi-brand virtual restaurant pertama di Indonesia dan Pahamify, perusahaan teknologi pendidikan (edtech) dan pencipta aplikasi belajar adalah dua contoh startup yang telah berhasil memaksimalkan inovasi, kreativitas bisnis, dan pemanfaatan teknologi dalam menjawab tantangan yang ada di tengah masyarakat.

Berkat keunikan dan strategi bisnis yang matang, kedua startup yang sama-sama diluncurkan pada tahun 2019 ini sukses memikat hati para investor untuk memperoleh pendanaan awal dalam kurun waktu kurang dari satu tahun setelah peluncuran.

CEO Hangry, Abraham Viktor mengatakan, memperluas relasi atau networking termasuk kunci utama agar bisnis dapat terus berkembang.

Di Hangry, Abraham mengatakan  berhasil mendapatkan pendanaan berkat terjalinnya hubungan yang baik dengan berbagai pihak.

Baca juga: Dukung Program Pembudidaya Ikan Milenial, Agro Jabar Siap Serap Hasil 55 Petani Milenial

"Sebagai milenial yang tumbuh di era digital, literasi teknologi merupakan salah satu keuntungan yang harus dimaksimalkan untuk memperluas relasi seperti aktif berkenalan melalui jejaring sosial bisnis, bergabung di grup pebisnis, dan masih banyak lagi, " ujarnya saat jumpa pers virtual, Jumat (21/5/2021).

Kemajuan teknologi dan pertukaran informasi yang begitu pesat saat ini tentu berdampak besar pada perkembangan bisnis, terutama startup.

Untuk menaklukkan dinamika industri yang terus berkembang, para pelaku bisnis harus mampu menangkap peluang dan mengubahnya menjadi inovasi bisnis yang berdampak positif bagi kehidupan banyak orang.

Halaman
12
Penulis: Putri Puspita Nilawati
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved