Saat Epy 'Kang Mus Preman Pensiun 5' Sentil Warga yang Marah-marah di Penyekatan: Dibawa Enjoy Aja

Epy Kusnandar pemeran Kang Mus Preman Pensiun 5 akhirnya angkat bicara terkait video dirinya di pos penyekatan yang viral di media sosial.

Penulis: Yongky Yulius | Editor: Seli Andina Miranti
Instagram @karinaranau9
Epy Kusnandar pemeran Kang Mus Preman Pensiun 5 akhirnya angkat bicara terkait video dirinya di pos penyekatan yang viral di media sosial. 

TRIBUNJABAR.ID - Epy Kusnandar pemeran Kang Mus Preman Pensiun 5 akhirnya angkat bicara terkait video dirinya di pos penyekatan yang viral di media sosial.

Ia pun menyinggung mengenai warga yang sampai bisa marah-marah ke petugas di pos penyekatan.

Menurut Epy, ia tak punya energi untuk marah-marah ke petugas.

"Saya itu enggak punya kekuatan marah-marah, makanya dibawa enjoy aja. Saya tuh, udah hidup ini harus susah, jangan disusah-susahin. Kalau disuruh putar balik, ya mungkin kita tidak memenuhi syarat," ujarnya, dikutip TribunJabar.id dari video di channel YouTube Cumi-cumi, Kamis (20/5/2021).

Banyak netizen yang memuji lantaran Epy terlihat santai dan ramah senyum ketika diberhentikan petugas.

Epy Kusnandar, mengatakan, ia bisa tersenyum karena lega, semua perlengkapan atau persyaratan sudah dia penuh.

"Saking leganya gitu ya, harus ada perlengkapan, saya lengkapi. Pasti begitu diperiksa, senyum-senyum, silakan pak silakan," katanya.

Baca juga: Begini Klarifikasi Epy Kusnandar Preman Pensiun Mengapa Bisa Lolos Pos Penyekatan Arus Mudik

Lebih lanjut, Epy mengatakan, seandainya persyaratan yang dibawanya tak lengkap pasti ia akan tegang atau bahkan emosi.

Ia juga bakal merasa bersalah seandainya tak membawa persyaratan.

"Begitulah mungkin, saya akan mencari-cari alasan (seandainya) enggak bawa surat-surat lengkap.

"Saya akan cari-cari alasan, itu saya mau nengok nenek meninggal, bukan nenek lagi, mungkin ibu saya sekarat lagi nyeberang, bakal ke sana ke mari mungkin," kata Epy berkelakar.

Epy mengatakan, penyekatan itu adalah untuk tujuan bersama, bukan untuk tujuan beberapa golongan atau pihak tertentu saja.

Jadi, lebih bagus lagi kalau suasananya dibawa damai saja saat diberhentikan petugas.

"Da capek atuh petugas nyekat satu-satu, timbul akal-akalan, bakal terjadi lah lama-lama mah. Da merasakan atuh juga, saya juga manusia," katanya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved