Breaking News:

Wawancara Eksklusif

WAWANCARA EKSKLUSIF Direktur PJKAKI KPK Sujanarko: Pegawai KPK Disuruh Pilih Al-Quran atau Pancasila

Direktur PJKAKI Sujanarko mengatakan, sebagian besar pegawai yang dinyatakan tidak lulus itu tidak diberitahu hasil tes tersebut.

Editor: Hermawan Aksan
Tribun Jabar/ Ferry Fadhlurrahman
Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Antar Komisi dan Instansi (PJKAKI), Sujanarko. 

PENONAKTIFAN 75 pegawai KPK menuai sorotan dalam beberapa pekan terakhir.

Dimulai dari pengumuman 75 pegawai tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) sebagai syarat alih status sebagai ASN pada 5 Mei.

Kemudian para pegawai yang tak lolos dinonaktifkan berdasarkan SK yang diteken Ketua KPK, Firli Bahuri, pada 7 Mei.

Penyidik senior Novel Baswedan dan Ambarita Damanik termasuk di antara yang tidak lolos.

Baca juga: Jokowi Tak Setuju 75 Pegawai KPK yang Tak Lolos Tes Wawasan Kebangsaan Dinon-aktifkan

Begitu pula Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi Herry Muryanto.

Penonaktifan tersebut menuai kritikan dari sejumlah pihak.

TWK disinyalir dipakai untuk menyingkirkan pihak tertentu di KPK.

Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Antar Komisi dan Instansi (PJKAKI), Sujanarko, mengatakan, sebagian besar pegawai yang dinyatakan tidak lulus itu tidak diberitahu hasil tes tersebut.

Berikut petikan wawancara khusus Tribun Network dengan Direktur PJKAKI KPK, Sujanarko.

Bagaimana perasaan Anda saat masuk daftar 75 pegawai KPK yang tidak lulus TWK?

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved