Breaking News:

Tambah Daya Listrik PLN Tersambung, Keuntungan Usaha Pecah Batu Makin Melambung

Wujud komitmen PLN untuk mendorong home industry melalui program elektrifikasi seluruh bidang industry/ bisnis, salah satunya pemecahan batu

Editor: bisnistribunjabar
Istimewa
Wujud komitmen PLN untuk mendorong home industry melalui program elektrifikasi seluruh bidang industry/ bisnis, salah satunya pemecahan batu 

TRIBUNJABAR.ID, Rajamandala – Hamparan batu batuan nampak terlihat jelas disekitar rumah Lili Sumambi. Batu batuan tersebut merupakan sumber mata pencaharian keluarganya. Sudah 14 (Empat belas) tahun Lili membangun home industry di bidang pemecahan batu.

Dalam rangka menjalankan industrinya, Lili menggunakan dua sumber energi penggerak yaitu listrik PLN bagi operasional kantor dan diesel untuk menjalankan mesin pemecah batunya. Batu batu tersebut dipecah dari ukuran besar ke ukuran kecil agar masyarakat lebih mudah dalam memanfaatkannya, seperti untuk bahan bangunan, bahan pasir kucing, dan pupuk tanaman.

Seiring waktu, usaha Lili saat ini semakin berkembang. Pemasarannya tidak hanya di Cimahi saja namun hingga Bandung, Bogor, Jakarta, dan Bali. Meski pendapatan meningkat, biaya untuk produksi ternyata juga meningkat terutama untuk mesin dieselnya.

Selain memelihara keandalan mesin pemacah batu, Lili juga harus menganggarkan biaya untuk memperbaiki mesin dieselnya bila rusak dan membeli berbagai peralatan untuk kelengkapannya. Apabila dihitung, biaya untuk pemeliharaan dan perbaikan mesin diesel serta membeli minyak setiap bulannya adalah kurang lebih Rp 6.000.000,- (Enam juta Rupiah).

Keresahan Lili terurai setelah petugas PLN Rajamandala berkunjung kerumahnya. Petugas PLN memberikan solusi berupa penggunaan energi listrik untuk mesin pemecah batunya. Dengan menggunakan listrik dari PLN, akan ada banyak manfaat yang akan didapatkan Lili seperti:
1. Tarif layanan yang ditawarkan lebih ekonomis, kompetitif, serta fleksibel (sesuai dengan kebutuhan pelanggan)
2. Praktis, mudah, efisien
3. Ramah lingkungan
4. Tidak menimbulkan suara bising

Mendengar penjelasan petugas, Lili langsung mengajukan program tambah daya dari 5500 VA ke 16.500 VA melalui PLN Mobile. Selang beberapa hari, PLN telah penuhi permohonannya. Hal ini merupakan wujud komitmen PLN untuk mendorong home industry melalui program elektrifikasi seluruh bidang industry/ bisnis, salah satunya pemecahan batu.

Keberadaan listrik PLN diharapkan dapat meningkatkan hasil produksi dan pendapatan usaha pemecahan batu guna memenuhi kebutuhan masyarakat di Jawa Barat.

Lili sangat bersyukur atas keputusannya beralih dari disel ke energy listrik. “Energi merupakan kebutuhan vital. Oleh karena itu, terima kasih kepada PLN yang telah menyediakan sumber energi tersebut sehingga keuntungannya bertambah,” pungkas Lili.

Lili menambahkan, setelah menggunakan listrik, kini biaya yang dikeluarkan perbulan hanya kurang lebih Rp 4.200.000,- (Empat juta Dua ratus ribu Rupiah), hemat kurang lebih Rp 1.800.000,- (Satu juta Delapan ratus ribu Rupiah) atau sekitar 30% dari biaya penggunaan diesel sebelumnya. Keuntungan yang diperolehnya pun kini meningkat menjadi Rp 1.800.000,- sd Rp 2.000.000,- setiap bulannya.

Sementara itu, Manager Bagian Pemasaran dan Pelayanan Pelanggan UP3 Cimahi, Moh. Nizar menyampaikan bahwa PLN siap mendorong kemajuan industry di Jawa Barat, terutama di wilayah kerjanya UP3 Cimahi.

“Kami ingin hadirnya listrik dapat mendorong produktivitas yang tentu akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Nizar.

Kesiapan PLN tidak hanya berupa pasokan listrik yang handal, namun juga inovasi teknologi berupa PLN Mobile. Dengan PLN Mobile, pelanggan dapat mengakses informasi layanan, membayar tagihan listrik, membeli token listrik, melaporkan pencatatan meter, dan pengaduan. Aplikasi PLN Mobile dapat diunduh melalui Google Playstore atau AppStore.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved