Breaking News:

Persiapan PTM, Ratusan Guru di Kota Bandung Ikut Vaksinasi Dosis Kedua di Taruna Bakti

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, mengatakan vaksinasi untuk pelayan publik, terutama guru dan tenaga pendidik diharapkan dapat selesai akhir Mei

Tribun Jabar/Nazmi Abdurahman
Guru dan tenaga pendidik di wilayah Bandung Wetan mendapatkan vaksin dosis kedua, di Yayasan Taruna Bakti Jalan L.L. R.E Martadinata, Kota Bandung, Rabu (19/5/2021).  

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Ratusan guru dan tenaga pendidik di wilayah Bandung Wetan mendapatkan vaksin dosis kedua, di Yayasan Taruna Bakti Jalan L.L. R.E Martadinata, Kota Bandung, Rabu (19/5/2021). 

Vaksinasi untuk pelayan publik berstatus tenaga pendidik dan kependidikan ini merupakan satu di antara upaya Pemkot Bandung untuk mengejar target 100 persen vaksinasi bagi pelayan publik. 

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, mengatakan vaksinasi untuk pelayan publik, terutama guru dan tenaga pendidik diharapkan dapat selesai pada akhir Mei 2021. 

"Saat ini sudah 95 persen sudah selesai, mudah-mudahan akhir Mei bisa 100 persen mudah-mudahan kalau Juli Pemerintah Pusat membuka untuk pembelajaran tatap muka (PTM) secara infrastruktur dan sumberdaya kita sudah siap," ujar Yana, saat ditemui di Yayasan Taruna Bakti, Rabu (19/5/2021).

Hari ini, kata dia, ada sekitar 1.900 guru dan tenaga pendidik yang mendapatkan vaksin dosis kedua yang dilakukan selama dua hari.

Baca juga: Pemprov Jabar Genjot Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia, Target Terealisasi Masih Sangat Minim

"Untuk bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka, salah satu syaratnya adalah mutlak vaksin tenaga pendidik dan kita sudah lakukan simulasi dan stakeholder pendidikan jadi pada dasarnya Pemkot Bandung sudah siap, meski kita nunggu regulasi dari pemerintah pusat," katanya. 

Ketua umum pengurus Yayasan Taruna Bakti, Ibramsyah Amir, menambahkan hari ini total ada sekitar 700 guru dan tenaga pendidik yang mendapatkan vaksin dosis kedua. Sisanya, kata dia, akan dilakukan pada Kamis 20 Mei 2021. 

"Ini vaksin kedua hampir 700 peserta dari kalangan guru dan pendidik di wilayah Bandung Wetan, jadi persiapan kami tentunya lebih matang lagi dalam pelaksanaan pagi ini," ujar Ibramsyah. 

Ibramsyah memastikan jika PTM sudah diperbolehkan, Yayasan Taruna Bakti sudah siap dengan semua infrastrukturnya. Bahkan, kata dia, pihaknya sudah melakukan simulasi PTM, sesuai dengan yang disyaratkan pemerintah.

"Secara infrastruktur Taruna Bakti selalu berusaha memenuhi semua persyaratan yang menjadi syarat utama PTM, jadi kami bisa melengkapi semua sarana pembelajaran mulai dari protokol kesehatan, kemudian fasilitas dalam kelas Insya Allah semuanya siap," katanya. 

"Kami sudah lakukan simulasi untuk PTM, jadi kami melakukan gladi resik minggu lalu dan ini akan dilanjutkan dengan gladi resik lainnya sampai persiapan dirasa sangat matang. Ada beberapa yang butuh perbaikan dari sisi teknis, bagaimana layout ruangan sehingga bisa mencakup murid yang ada di online dan offline, karena pemerintah baru memperbolehkan 50 persen untuk PTM," katanya. 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved