Lansia di Bandung Akan Dijemput untuk Divaksin Covid-19, Disiapkan 100 Angkot

Pemerintah Kabupaten Bandung melakukan trobosan untuk meningkatkan antusiasme warga untuk divaksin Covid 19.

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Ravianto
TribunJabar.id/Yongky Yulius
Pelaksanaan vaksinasi bagi para pekerja BUMN dan lansia masih berlangsung di Sentra Vaksinasi Bersama BUMN, Eldorado Convention Hall, Bandung, Jawa Barat, Minggu (2/5/2021). Dadang yang akrab disapa Kang DS ini, mengungkapkan, nantinya akan melakukan vaksinasi di tiga titik, berkembang ke wilayah Cicalengka dan Cileunyi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Kabupaten Bandung melakukan terobosan untuk meningkatkan antusiasme warga untuk divaksin Covid-19.

Bupati Bandung Dadang Supriatna, mengungkapkan apabila melihat jumlah yang harus divaksin sekitar 312 (lansia), sehingga kalau dari populasi, paling banyak di Jawa Barat.

"Maka kami melakukan terobosan, harus ada penjemputan. Dinas perhubungan melakukan kegiatan tersebut, hari ini kita launching dan akan terus berjalan, bukan hanya hari ini saja," ujar Dadang, di sela vaksinasi, di Rumah Sakit Otista, Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (18/5/2021).

Penjemputan tersebut, tentunya tak dipungut biaya, alias gratis bagi lansia yang akan divaksin.

Dadang yang akrab disapa Kang DS ini, mengungkapkan, nantinya akan melakukan vaksinasi di tiga titik, berkembang ke wilayah Cicalengka dan Cileunyi.

"Yang tentunya (daerah) ini merupakan daerah yang padat penduduk," kata Kang DS.

Kang DS mengaku, pihaknya sudah menyapaikan kepada menteri kesehatan untuk dibantu vaksi supaya dapat dipercepat.

"Sehingga proses vaksinasi lansia ini bisa dilakukan secara cepat," kata Dadang.

Untuk antarjemput lansia yang akan divaksin, kata Dadang, terdapat 50 - 100 unit angkot disiapkan.

Untuk target vaksinasi kata Dadang, 1000 lansia perhari.

"Kenapa angkot karena angkot saat pandemi ini kan sepi, maka kami mengandalkan padat karya untuk tukang angkot, agar membantu ekonominya," tuturnya.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved