Breaking News:

Bahar bin Smith Tinggikan Hukum Islam di Atas Hukum Negara, Ini Alasan Aniaya Sopir Taksi Online

Habib Bahar bin Smith mengaku sudah membaiat dua narapidana terorisme saat mendekam di Lapas Cibinong.

Penulis: Mega Nugraha | Editor: Giri
Tribun Jabar/Mega Nugraha
Sidang Habib Bahar bin Smith yang dilakukan secara virtual di Pengadilan Negeri Bandung, Jalan LLRR Martadinata, Selasa (18/5/2021). 

"Satu hadis nabi berbunyi artinya 'barang siapa yang di mana orang itu mengintip isi rumah orang, mengintip ingin cari tahu mana istrinya, anak cantik, istri cantik, mengintip saja tanpa izin pemilik rumah maka pemilik rumah halal mencolok matanya. Dia tidak dikenai hukuman. Itu kalau bicara Islam," ucap Bahar.

Sebagai seorang yang mengaku nasionalis, dia kemudian menyinggung soal hukum negara yang mengatur larangan menganiaya orang lain.

Meski begitu, untuk kehormatan istri, dia memilih hukum agama sekalipun dia mengakui hukum negara. 

"Tetapi yang mulia, apabila hukum negara yang saya hormati dan hukum agama yang saya paling hormati bertentangan, saya pilih hukum agama karena paling tinggi. Tapi saya menghormati hukum negara. Saya tahu dalam hukum negara apa yang dilakukan saya itu salah. Tapi jikalau hukum negara yang saya lakukan salah, untuk jaga kehormatan istri, saya tidak perdulikan hukum negara untuk menjaga muruah," kata Bahar. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved