Breaking News:

Pemudik Ini Justru Senang Diminta Lakukan Swab Tes Antigen di Pos Penyekatan, Ternyata Ini Alasannya

Para pemudik yang akan kembali ke Cikarang diminta melakukan swab tes antigen secara random di pos penyekatan random rapid antigen Karawang

Para pemudik yang akan kembali ke Cikarang diminta melakukan swab tes antigen secara random di pos penyekatan random rapid antigen Karawang 

TRIBUNJABAR.ID,KARAWANG- Miftahudin (38) pemudik dari Cirebon akan kembali ke Cikarang. Lusa harinya ia akan kembali bekerja dan harus membawa surat bebas Covid-19.

Dari kawan-kawannya, ia mendengar adanya pos random rapid antigen bagi para pemudik yang akan melaksanakan arus balik.

Sekitar Pukul 21.00 WIB, bersama ratusan pemudik roda dua lainnya, Miftahudin tiba dan masuk dalam penyekatan random rapid antigen di Posko Rest Area Pengendalian Transfortasi Balonggandu, Jatisari, Karawang.

Baca juga: Arus Balik, Siap-siap Pemudik yang Melintas di Pos Penyekatan Ini Lakukan Swab Tes Antigen

"Saya mendengar dari teman-teman adanya rapid gratis. Tentu saya langsung mau untuk ikut," kata Miftahudin kepada Tribun Jabar, (17/5/2021).

Besok siang, Miftahudin berencana akan melakukan tes rapid di klinik.

Namun karena mengetahui adanya kegiatan rapid antigen gratis dari pemerintah menjadi berkah untuknya.

"Syukur Alhamdulillah gratis. Awalnya saya mau di klinik. Tetapi di klinik itu bisa mencapai Rp200 ribu sekali rapid. Mending ada yang gratisan," katanya.

Koordinator Satuan Pelaksana Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Balonggando Abdul Syukur mengatakan, pemudik kini lebih antusias mengikuti tes swab antigen di pos Balonggandu.

Sebelumnya, kata dia, petugas telah meminta pemudik yang telah mengikuti tes antigen untuk menginformasikan kepada rekan-rekannya yang masih belum kembali ke tempat bekerja.

Baca juga: 53 Pemudik dan Wisatawan di Jawa Barat Positif Covid-19 dari 6 Ribu Orang yang Jalani Tes

"Karena hasil evaluasi semalam. Kita meminta para pemudik untuk menyampaikan kepada rekan-rekannya tidak ada yang di putar balik. Bahkan pemerintah menyediakan rapid antigen gratis," katanya.

Ia pun meminta pemudik tak ragu mengikuti tes tersebut.

Sebab, hal ini demi kebaikan dan untuk membantu para pemudik sendiri.

"Justru demi kebaikan," kata dia.

Syukur mengatakan, dari dari 15-17 Mei pukul 18.00 WIB total pemudik yang menhiluti tes antigen sebanyak 3.204 orang.

Hasilnya 3.193 non reaktif dan sebanyak 11 orang reaktif.

Penulis: Cikwan Suwandi
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved