Breaking News:

Pakai Jasa Debt Collector untuk Tarik Paksa Kendaraan, Perusahaan Pembiayaan Bisa Kena Sanksi

Rupanya, perusahaan pembiayaan yang menggunakan jasa debt collector untuk menarik kendaraan milik penunggak angsuran bisa kena sanksi.

Tribunnews.com/Gita Irawan
Koordinator debt collector atau penagih utang yang mengadang Babinsa Ramil Semper Timur II/05 Komando Distrik Militer (Kodim) 0502/Jakarta Utara Serda Nurhadi saat membantu warga yang sedang sakit, Hendry Liautumu, saat konferensi pers di Makodam Jaya Jakarta Timur pada Senin (10/5/2021). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA – Penggunaan jasa debt collector kerap ditemui di masyarakat. Tak sedikit yang berujung menjadi sorotan.

Rupanya, perusahaan pembiayaan yang menggunakan jasa debt collector untuk menarik kendaraan milik penunggak angsuran bisa kena sanksi.

Belakangan ini, debt collector sering menjadi sorotan. Penyebabnya, mereka berusaha merampas kendaraan di jalanan.

Baca juga: Tak Hanya Mengeroyok, Empat Debt Collector di Kediri Menabrak Debitur Pakai Motor

Terakhir, menimpa mobil yang sedang disopiri anggota TNI. Mobil tersebut sedang membawa orang sakit.

Melihat fenomena tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan memberi sanksi tegas pada perusahaan pembiayaan yang memiliki debt collector dengan perilaku yang tak sesuai hukum.

Juru Bicara OJK, Sekar Putih Djarot, mengatakan, OJK telah menyiapkan sanksi bagi perusahaan pembiayaan yang debt collector-nya melanggar hukum dalam hal penarikan kendaraan bermotor.

“OJK menyatakan tidak menoleransi debt collector yang melanggar hukum dan akan memberi sanksi keras kepada perusahaan pembiayaan yang melanggar,” ujar Sekar dalam keterangan resminya seperti dikutip Kontan.co.id, Minggu (15/5/2021).

Baca juga: Minta Maaf Adang Mobil yang Dikemudi Babinsa, Koordinator Debt Collector: Saya Keluar dari Jalur

Ia juga mengatakan, saat ini OJK sudah berkomunikasi dengan asosiasi perusahaan terkait penertiban hal tersebut.

OJK meminta asosiasi bisa menertibkan anggotanya mengenai cara penagihan debt collector.

“OJK telah berkoordinasi dengan pihak asosiasi perusahaan pembiayaan untuk menertibkan anggotanya dalam menjalankan ketentuan penagihan yang sesuai dengan aturan yang berlaku,” kata Sekar. (*)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Debt collector asal tarik kendaraan, OJK akan sanksi multifinance terkait

Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved