Breaking News:

Penggilingan Padi di Subang Meledak

BREAKING NEWS, Penggilingan Padi di Subang Meledak, Ratusan Ton Gabah Terbakar, Diduga Karena Ini

Tempat penggilingan padi di Desa Citrajaya, Binong, Kabupaten Subang meledak dan membuat api membakar ratusan ton gabah

BREAKING NEWS, Penggilingan Padi di Subang Meledak, Ratusan Ton Gabah Terbakar, Diduga Karena Ini
Tempat penggilingan padi di Desa Citrajaya, Binong, Kabupaten Subang meledak dan membuat api membakar ratusan ton gabah

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Tempat penggilingan padi di Desa Citrajaya, Binong, Kabupaten Subang ludes dilalap si jago merah, Senin petang, sekira pukul 16.20 WIB (17/5/2021).

Kerugian akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai 2,55 Miliar Rupiah,

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Subang Rosmayandi mengatakan, api diduga berasal dari selang Kompor diruangan pemanas penjemuran padi mengalami kebocoran lalu meledak dan menyambar gabah dan barang - barang yang ada di dalam Penggilingan padi tersebut.

Petugas pemadam kebarakan menerjunkan dua unit armada pemadam kebakaran serta puluhan petugas yang dibantu anggota TNI Koramil Binong serta anggota Polsek Binong.

Baca juga: BREAKING NEWS, Tempat Service Mesin Jahit dan Toko Aluminium di Bandung Terbakar

"Api merembet sangat cepat, karena di dominasi bangunan merupakan material yang mudah terbakar termasuk kayu dan isi ruangab yang merupakan gabah," kata Dede kepada awak media.

Api berhasil dipadamkan setelah petugas dibantu warga sekitar berjibaku selama hamipr satu jam.

"Kita sudah lakukan cooling, tadi sudah beres apinya padam gak sampai satu jam," ujar Dede.

Nuryati (65) Pemilik penggilingan padi yang barusaja terbakar mengatakan, kerugian yang ia alami tidak sedikit.

Baca juga: BREAKING NEWS, Baru Saja Kebakaran di Seberang Lapas Sukamiskin, Api Membubung Tinggi, Jalan Macet

Ia juga tak menyangka jika terjadi kerusakan diruangan pemanas padi nya.

"Memang kelihatan tak bermasalah, saya juga gak nyangka akan terjadi ledakan ini," ujar Nuryanti.

Ia juga mengatakan ratusan ton gabah ikut terbakar di dalam ruangan.

"Kalau gabah kering sekitar 100 ton di dalam, nilainya mencapat 750 juta rupiah, kalau total bangunan beserta mesin-mesin didalam sekitar 1,5 miliar rupiah. Jadi jumlah kerugian sekitar 2,55 Miliar Rupiah," katanya. 

Penulis: Irvan Maulana
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved