Breaking News:

Ada Kerumunan di Antrean di Kebun Binatang Bandung, Oded: Masyarakat Susah Dikendalikan. 

Pemerintah Kota Bandung lagi-lagi menyalahkan masyarakat ketika terjadi kerumunan yang tidak terkendali di area pintu masuk wisata Bandung Zoo.

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Giri
Tribun Jabar/Cipta Permana
Antrean pengunjung yang akan masuk Bandung Zoological Garden atau Kebun Binatang Bandung, Minggu (16/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Nazmi Abdurahman 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung lagi-lagi menyalahkan masyarakat ketika terjadi kerumunan yang tidak terkendali di area pintu masuk wisata Bandung Zoo atau Kebun Binatang Bandung.

Pada hari terakhir libur Lebaran, Minggu (16/5/2021), wisatawan yang mengunjungi Bandung Zoo meningkat, akibatnya terjadi antrean panjang di pintu masuk. 

Wali Kota Bandung, Oded M Danial mengatakan, selama libur Lebaran masyarakat di area wisata sulit dikenalilan.

Padahal sebelumnya, Oded beralasan tempat wisata dibuka karena pergerakannya mudah dikendalikan.

"Ya, kalau masyarakat kan susah. Persoalannya masyarakat memang kebayang lah, masyarakat yang susah dikendalilkan. Makanya kami gunakan strategi tancap gas dan rem," ujar Oded di Pendopo Kota Bandung, Senin (17/5/2021). 

Oded mengaku mendapat arahan dari Presiden Joko Widodo agar waspada dalam menghadapi lonjakan kasus pasien Covid-19. 

"Beliau (Joko Widodo) tadi menyampaikan apabila tempat wisata yang sangat dipandang potensi kerumunan masyarakat maka itu ditutup," katanya. 

Baca juga: Rapid Test Antigen Dilaksanakan Secara Acak untuk Pengunjung Kebun Binatang, Ini Targetnya

Namun, kata Oded, prediksi puncak lonjakan wisata libur Lebaran di Kota Bandung terjadi pada Minggu, 16 Mei 2021.

Meski begitu, pihaknya mengaku tetap mempersiapkan strategi agar tidak terjadi kerumunan di area wisata. 

"Kemarin ketika terjadi lonjakan, strateginya ditutup (akses) jalannya, sehingga ketika terjadi lonjakan, alhamdulillah bisa terkendali," ucapnya. 

Oded pun mengkalim, hingga saat ini belum ada tempat wisata di Kota Bandung yang ditutup akibat pelanggaran protokol kesehatan.

Baca juga: Di Tempat Lain Membeludak, di Objek Wisata Pemandian Air Panas Ciater Sepi Pengunjung

Pihaknya memastikan semua pengelola wisata sudah menerapkan prokes dengam baik. 

"Saya kita dari pelaksanaan prokesnya sudah bagus, cuma ketika datangnya masyarakat tidak diduga, itu jadi persoalan. Istilah kita tarik ulur saja, dengan strategi buka-tutup jalan," katanya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved