Kena PHK, Pemuda Ini Jalan Kaki dari Lombok ke Jember, Kelelahan dan Pingsan di Denpasar

Imam Fadli berjalan kaki karena telantar di Lombok. Ia kehabisan uang setelah terkena PHK dari pekerjaannya sebagai sekuriti

Ist/ Tribun Bali
Imam Fadli (24) sempat pingsan karena kehabisan uang dan berjalan kaki dari Padangbai menuju Jember lalu pingsan di Jalan Diponegoro Denpasar, Sabtu 15 Mei 2021 

TRIBUNJABAR.ID - Jalan kaki dari Padangbai menuju Denpasar, Imam Fadli R (24) jatuh pingsan di Jalan Diponegoro, Dauh Puri, Denpasar Barat, Denpasar, Bali, Sabtu (15/5/2021).

Imam Fadli jatuh pingsan setelah mengalami kelelahan teramat sangat.

Dilansir dari Tribunbali.com, seorang polisi bernama Bagus yang kebetulan melintas di jalan itu, kemudian melapor ke BPBD Denpasar, agar Imam mendapat penanganan medis.

Baca juga: Bukan Prank Ala Dani dan Masitoh, Pria Ini Benar-benar Mudik Jalan Kaki, dari Ciamis ke Sumedang

BPBD mengarahkan ambulance PSC BPBD Kota Denpasar dari Pos Juanda merapat ke TKP.

Made Sanjaya, petugas medis Ambulans BPBD Denpasar, menerangkan Imam berasal dari Labuan Batu, Sumatera Utara.

"Penanganan orang tergeletak, kelelahan hingga sempat pingsan, pasien mengeluh di ulu hati dan badan terasa lemas, pasien belum makan sejak kemarin," kata Sanjaya kepada Tribun Bali.

Menurut Sanjaya, Imam sebelumnya melakukan perjalanan dari Lombok, Nusa Tenggara Barat kemudian menuju Padangbai.

"Dia jalan kaki hingga Denpasar dengan tujuan Jember, Jawa Timur," lanjut Sanjaya.

Imam Fadli berjalan kaki karena telantar di Lombok. Ia kehabisan uang setelah terkena PHK dari pekerjaannya sebagai sekuriti kompleks perumahan di Lombok.

Baca juga: Kisah Satu Keluarga Jalan Kaki Gombong-Bandung usai di-PHK, Fakta Terkuak setelah sampai Rumah

Ia menempuh perjalanan dari Lombok sejak 27 April 2021.

Memutuskan berjalan kaki ke rumah kakaknya di Jember, Jawa Timur karena kehabisan uang.

"Dia kehabisan uang, dari bekerja di Lombok kena PHK terus mau ke Jember, pengakuannya di PHK dari security perumahan, lalu mau kembali ke rumah kakaknya di Jember, kalau asalnya medan, kehabisan biaya dari Padangbai jalan kaki, sampai Diponegoro Denpasar pingsan, kakinya lecet-lecet" jelas dia

BPBD dan kepolisian kemudian berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk transportasi pasien pulang melalui Pelabuhan Gilimanuk.

Dari Imam, pihaknya juga mendapati surat bantuan fasilitas rapid test dari Dinas Sosial Provinsi NTB guna pemulangan ke daerah asal.

"Kami koordinasi dengan Dishub yang di Ubung itu untuk mengantarkan pulang," ujar dia.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Bali.com dengan judul Tak Punya Uang Karena di-PHK di Lombok, Pemuda Ini Jalan Kaki dari Padangbai, Pingsan di Denpasar

Sumber: Tribun Bali
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved