Persib Bandung

Dua Bersaudara di Tim Persib Bandung Tak Setuju Liga 1 Tanpa Degradasi: Kompetisi Jadi Kurang Greget

tim-tim yang nantinya akan bertanding di Liga 1 akan kehilangan gairah karena apa pun hasilnya tidak akan membuatnya terdegradasi.

Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha | Editor: Tarsisius Sutomonaio
TRIBUNJABAR.ID/DENI DENASWARA
SAMBUT FINAL - Para pemain Persib Bandung melakukan selebrasi setelah memastikan timnya lolos ke Final Piala Menpora 2020 setelah main imbang melawan PS Sleman di Stadion Manahan Solo, Senin (19/4/2021). Di final, Persib Bandung akan melawan Persija Jakarta. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Kakak beradik di tim Persib Bandung, Gian Zola dan Beckham Putra Nugraha tidak setuju apabila Liga 1 2021 menghapus sistem degradasi.

Menurut Gian Zola, Liga 1 tanpa degradasi akan membuat kompetisi menjadi kurang menarik karena hanya akan seru dalam perebutan juara.

"Sebagai pemain saya mendukung. Karena sepak bola tanpa degradasi kurang greget. Karena otomatis setiap tim tidak greget kalau enggak ada degradasi," ujar Gian Zola kepada awak media belum lama ini.

Zola menambahkan, tim-tim yang nantinya akan bertanding di Liga 1 akan kehilangan gairah karena apa pun hasilnya tidak akan membuatnya terdegradasi.

Bagi tim-tim yang nantinya ada di papan bawah tak ada lagi semangat luar biasa untuk bisa lolos dari lubang degradasi.

Duo kakak beradik di Persib Bandung, Gian Zola dan Beckham Putra
Duo kakak beradik di Persib Bandung, Gian Zola dan Beckham Putra (Kolase Kompas.com dan TribunSolo.com)

Baca juga: BEK TENGAH Persib Bandung Ini Yakin Latihan Mandiri Bisa Jaga Kebugaran Jelang 22 Mei 2021

"Menang kalah jadi biasa, kalau ada degradasi, enggak mau kalah. Jadi saya dukung agar ada degradasi," ucapnya.

Hal senada diungkapkan oleh sang adik, Beckham Putra. Menurut pemilik nomor punggung tujuh itu, salah satu hal yang membuat kompetisi menarik adalah sistem degradasi.

Jika itu dihapuskan, Beckham Putra menilai tim akan tampil tidak terlalu ngotot sehingga kualitas kompetisi pun akan menurun.

"Setuju kalau ada degradasi. Karena kalau liga tidak ada degradasi kan kurang ramai. Kita harus mengikuti FIFA," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved