Breaking News:

Warga Singapura Panic Buying, Pemerintah Lakukan Lockdown Lagi Besok, Ada Infeksi Tak Terlacak

Singapura akan memberlakukan lockdown mulai hari Minggu besok seiring peningkatan kasus Covid-19.

Editor: taufik ismail
KOMPAS.com/I KOMANG NARENDRA
Warga Singapura ada yang terlihat memakai masker dan ada juga yang tidak memakai masker di kawasan University Town, National University of Singapore (NUS), Kamis (30/01/2020). Singapura akan kembali menerapkan lockdown mulai Minggu (16/5/2021) besok. 

Sementara, CEO supermarket Fairprice Seah Kian Peng Seah mengulangi kembali nasihatnya di tahun lalu.

“Jadi, mengulangi pesan kami sebelumnya, tidak perlu terburu-buru membeli apa pun yang Anda butuhkan. Toko kami akan selalu buka. Lebih penting lagi berhati-hatilah dan tetap aman,"kata Seah.

Dari catatan di jaringan supermarketnya, lalu lintas angka pembelian cukup besar di toko fisik dan online mereka sejak siang hari.

Singapura kembali memberlakukan lockdown setelah terjadi 52 kasus per harinya sebagai penanda gelombang baru infeksi Covid-19.

Kondisi tersebut mempengaruhi Bandara Changi dan Rumah Sakit Tan Tock Seng. Bahkan harga saham juga ikut turun, kecuali saham supermarket Sheng Siong yang melonjak 11 persen.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Singapura Berlakukan Lockdown Mulai Besok hingga 13 Juni 2021.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved