Breaking News:

Warga Singapura Panic Buying, Pemerintah Lakukan Lockdown Lagi Besok, Ada Infeksi Tak Terlacak

Singapura akan memberlakukan lockdown mulai hari Minggu besok seiring peningkatan kasus Covid-19.

KOMPAS.com/I KOMANG NARENDRA
Warga Singapura ada yang terlihat memakai masker dan ada juga yang tidak memakai masker di kawasan University Town, National University of Singapore (NUS), Kamis (30/01/2020). Singapura akan kembali menerapkan lockdown mulai Minggu (16/5/2021) besok. 

TRIBUNJABAR.ID, SINGAPURA -Pemerintah Singapura memberlakukan lockdown.

Ini karena meningkatnya jumlah infeksi virus yang tak dapat dilacak.

Pengumuman pemberlakukan lockdown dikeluarkan Jumat (14/5/2021).

Lockdown rencananya diberlakukan mulai minggu ini.

Sebelumnya Singapura juga melakukan lockdown pada tahun lalu.

Saat itu lockdown dilonggarkan mulai Juni seiring kasus Covid-19 yang menurun.

Singapura merupakan salah satu negara yang disebut paling sukses di dunia dalam pertahanan Covid-19.

Baca juga: Turki Ijinkan Wisatawan Asing Masuk padahal Mereka Sedang Lockdown, Turis Asing Juga Bebas Karantina

Lantas, mengapa Singapura kembali memberlakukan lockdown? Melansir Bloomberg, (14/5/2021) Singapura kembali lockdown karena meningkatnya jumlah infeksi virus yang tidak dapat dilacak.

"Pola kasus komunitas lokal yang tidak terkait telah muncul dan terus berlanjut," kata pernyataan Kementerian Kesehatan.

Halaman
1234
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved