Senin, 13 April 2026

Ada Larangan Mudik, Sampah Urban Perkotaan Menumpuk, Sehari Capai 15 Meter Kubik

Adanya aturan larangan mudik membuat volume sampah urban perkotaan meningkat hingga menumpuk di TPS

Penulis: Cikwan Suwandi | Editor: Siti Fatimah
Adanya aturan larangan mudik membuat volume sampah urban perkotaan meningkat hingga menumpuk di TPS 

TRIBUNJABAR.ID,KARAWANG- Sejak H-1 lebaran 1442 hijriah, volume sampah di wilayah perkotaan Karawang, Jawa Barat naik hingga 20-30 persen.

Aturan larangan mudik menjadi faktor meningkatnya volume sampah.

"Volume sampah ada kenaikan sekitar 20-30persen," kata Kepala UPTD Kebersihan Wilayah Karawang, Luky Mantera Dwi Putra kepada Tribun Jabar, Sabtu (15/5/2021).

Baca juga: DLH Kota Cirebon Prediksi Volume Sampah Saat Lebaran Meningkat 10 Persen

Wilayah UPTD Karawang meliputi, Kecamatan Karawang barat, Karawang Timur, Telukjambe Barat, Telukjambe Timur, Ciampel, Klari, Pangkalan dan Tegalwaru.

Luky mengatakan, wilayah tersebut merupakan daerah urban yang menjadikan salah satu wilayah padat penduduk karena banyak perumahan dan daerah industri.

Baca juga: Antisipasi Peningkatan Volume Sampah Saat Lebaran, DLH Kota Cirebon Siapkan Strategi Ini

"Karena larangan mudik. Jadi volume sampah di wilayah padat penduduk ini juga meningkat saat lebaran," katanya.

Sebanyak 270 petugas kebersihan pun terpaksa tidak libur, demi membersihkan sampah menumpuk di setiap TPS (tempat pembuangan sampah).

Luky mencontohkan, setiap TPS pada hari biasa petugas biasanya mengangkut 15 meter kubik sampah perharinya. Namun sejak H-1 lebaran hingga hari ini volume sampah di setiap TPS bisa mencapai 20 meter kubik.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved