Breaking News:

Aisyah Preman Pensiun Buka Cafe di Bandung, Pilih Bisnis Kuliner untuk Investasi

Pemeran Aisyah di Sinetron Preman Pensiun kinuin terjun di bisnis kuliner dengan membuka cafe di Bandung

istimewa
Janis Kareem Aneira - Pemeran Aisyah di Sinetron Preman Pensiun kinuin terjun di bisnis kuliner dengan membuka cafe di Bandung 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG-  Nama Janis Kareem Aneira saat ini tengah naik daun. Pemeran Aisyah dalam sinetron Preman Pensiun terus menancapkan namanya dalam bidang olah peran dan mampu menarik sejumlah rumah produksi untuk bekerjasama membintangi produksi film mereka.

FIlm Menara adalah salah satu judul film yang telah berhasil ia lakoni.  

Namun siapa sangka bahwa sebetulnya Janis juga tidak hanya fokus kepada dunia peran.

Baca juga: Video Lagu Di Kesunyian Hati OST Preman Pensiun, Liriknya Cocok dengan Kisah Ujang dan Serena

Baru-baru ini Janis menunjukkan bakatnya dalam dunia bisnis, khususnya bisnis kuliner di Kota Bandung.

Hal ini ditunjukkan dengan keputusannya membuka kafe di Jalan BKR No 38.

Tak tanggung-tanggung kafe ini ia kelola secara langsung dalam berbagai aspek bisnis.

"Tertarik aja pengen bisnis kuliner, karena itu seluruh operasionalnya saya kontrol langsung, mulai dari konsep hingga nama kafe-nya," tutur mojang 18 tahun saat ditemui di Kafe Glasin Coffee miliknya di Jalan BKR 38, beberapa waktu lalu.   

Dara cantik yang berperan sebagai putri Murad di Preman Pensiun, menyebutkan bahwa ketertarikannya dalam menggeluti bisnis kuliner adalah selain sebagai investasi jangka panjang juga sebagai hobi sebagai orang yang tak bisa lepas dari dunia kuliner.

Baca juga: LINK Siaran Ulang FTV Preman Pensiun di RCTI, Terkuak Masa Lalu Ujang dan Istri, Kini Tergoda Serena

Janis mengaku bahwa ia senang pergi ke berbagai tempat kuliner untuk menikmati berbagai sajian khas di tempat-tempat tersebut.

"Sekarang saya mencoba untuk membuka sendiri usaha bisnis kuliner ini," ujarnya.

Terkait usaha kuliner yang baru dibuka pada 2 April 2021, Janis menyebutkan bahwa konsep usaha pun disesuaikan dengan ide dan gagasan yang lahir dari diri sendiri dimana konsep kafe yang diusungnya adalah bertemakan industrial yang relatif akrab dengan masyarakat Tanah Air, khusunya di Kota Bandung.

"Oleh karena itu harga-harga yang ditawarkan pun sangat bersaing dan tidak memberatkan kantong," katanya.

Nama Glasin sendiri ia ambil secara tidak sengaja yang memang sangat identik dengan kopi.

Jika dipleesetkan, maknanya sendiri berarti 'digelasin'l dimana kopi atau minuman biasanya disajikan di dalam gelas.   

"Saya berharap mudah-mudahan dengan mengembangkan bakat dalam dunia bisnis, saya bisa lebih mengembangkan bakat dan kemampuan, termasuk kemampuan berinvestasi di masa depan, dan tentunya saya tetap berharap bisnis ini bisa terus berjalan sebagaimana keinginan saya terus menggeluti dunia peran dan sinema yang akan terus saya jalani," katanya.

Penulis: Kemal Setia Permana
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved