Breaking News:

PLN Pastikan Keandalan Pasokan Listrik Jelang Idulfitri dan Lakukan Banyak Hal Ini

PLN menjelang Idulfitri menyiagakan 31 ribu personel kelistrikan termasuk dalam keadaan bertegangan

istimewa
PLN Pastikan Keandalan Pasokan Listrik Jelang Idulfitri dan Lakukan Banyak Hal Ini 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - PLN menjelang Idulfitri menyiagakan 31 ribu personel kelistrikan termasuk dalam keadaan bertegangan dan tersebar di 2.327 posko siaga 24 jam seluruh Indonesia.

Hal itu disampaikan Direktur Bisnis Regional Jawa, Madura, dan Bali PLN, Haryanto WS bersama Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimantan PLN, Wiluyo Kusdwiharto, dan Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara melalui virtual, Selasa (11/5/2021).

Haryanto WS menyampaikan pihaknya berkomitmen di tengah pandemi untuk bersiaga menjaga pasokan listrik khususnya saat libur Idulfitri 2021.

"Kami ingin perayaan Idulfitri di rumah masing-masing tetap terasa bermakna. Sistem kelistrikan Jawa, Madura, dan Bali miliki daya mampu pasok mencapai 29 ribu megawatt dengan prediksi puncak di malam takbir 20 ribu megawatt sehingga ada cadangan daya tersedia 9 ribu megawatt," ujarnya.

Selanjutnya, untuk Sumatera bagian utara miliki daya mampu mencapai 2.695 megawatt dengan beban puncak 2.184 megawatt. Lalu, sistem Sumatera bagian selatan tengah miliki daya mampu 4.036 megawatt dengan beban puncak 3.570 megawatt.

Baca juga: Program Ramadhan Peduli PLN, Tambah Daya Sekaligus Membantu Sesama

Sementara itu, kelistrikan Kalimantan, sistem interkoneksi (Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara) memiliki daya mampu mencapai 2.025 MW dengan beban puncak sebesar 1.134 MW dan sistem khatulistiwa (Kalimantan Barat) memiliki daya mampu mencapai 475 MW dengan beban puncak sebesar 343 MW.

Sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan memiliki daya mampu mencapai 1.805 MW dengan beban puncak sebesar 1.195 MW. Sistem kelistrikan Sulawesi Utara dan Gorontalo memiliki daya mampu mencapai 584 MW dengan beban puncak sebesar 368 MW.

Kelistrikan Maluku dan Maluku Utara memiliki daya mampu mencapai 339 MW dengan beban puncak sebesar 204 MW. Kelistrikan Papua dan Papua Barat memiliki daya mampu mencapai 628 MW dengan beban puncak sebesar 334 MW. Kelistrikan NTB memiliki daya mampu mencapai 460 MW dengan beban puncak sebesar 345 MW. Kelistrikan NTT memiliki daya mampu mencapai 332 MW dengan beban puncak sebesar 209 MW.

"Kami pastikan dengan pasokan listrik yang handal, masyarakat bisa beribadah dan merayakan lebaran dengan tenang dan nyaman," ujarnya.

PLN menetapkan masa siaga perayaan Idulfitri dimulai pada 6 Mei 2021 hingga 21 Mei 2021. Adapun selama masa siaga, PLN meniadakan pemeliharaan dan pekerjaan konstruksi, menerbitkan SOP khusus siaga, menyiagakan piket di pembangkitan, transmisi dan distribusi, serta melaporkan kondisi kelistrikan secara berkala kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

PLN juga, tambah Wiluyo menyiagakan kendaraan sebanyak 4.591 unit serta menyiapkan 2.660 unit Genset, Unit Gardu Bergerak (UGB) dan Uninterruptible Power Supply (UPS) sebagai cadangan suplai pasokan listrik saat terjadi gangguan.

"UGB dan UPS kami prioritaskan untuk fasilitas umum, khususnya rumah-rumah ibadah," kata Wiluyo seraya mengimbau warga mengetahui soal informasi dan pengaduan melalui Aplikasi PLN Mobile atau dapat menghubungi secara langsung melalui Contact Center PLN 123.

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved