Breaking News:

Shalat Idul Fitri di Lapangan di Jabar Diperbolehkan, Kecuali Zona Merah

Masyarakat yang berada di zona merah tidak diperkenankan melaksanakan Salat Idul Fitri di tempat yang sifatnya publik, tetapi digelar di rumah masing-

Editor: Ravianto
firman wijaksana/tribunjabar
Warga RT 04 dan RT 05, RW 02 Kelurahan Argasari, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, menggelar shalat Idul Fitri atau salat Ied di jalan lingkungan mereka, Minggu (24/5). Tahun 2021, Masyarakat yang berada di zona merah tidak diperkenankan melaksanakan Salat Idul Fitri di tempat yang sifatnya publik, tetapi digelar di rumah masing-masing. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, seluruh warga Jabar boleh melaksanakan shalat Idul Fitri di masjid apabila status wilayahnya tidak berada di zona merah.

"Saya ingatkan Salat Ied dibolehkan, tidak ada pelarangan, tapi lokasinya harus diatur," kata Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat meninjau posko penyekatan mudik CIleunyi, Kabupaten Bandung, Senin (10/5/2021).

Masyarakat yang berada di zona merah tidak diperkenankan melaksanakan Salat Idul Fitri di tempat yang sifatnya publik, tetapi digelar di rumah masing-masing.

"Kalau dia zona merah, tidak ada Salat Ied yang sifatnya publik, tapi bisa di rumah masing-masing," ujar Kang Emil.

"Untuk di luar zona merah maksimal boleh di masjid, tapi wajib prokes. Jadi tidak ada pelarangan hanya tempatnya diatur sesuai kondisi daerah," imbuhnya.

Selama ini diketahui, zona merah di Jawa Barat hanyalah Kabupaten Bandung Barat dan Kota Tasikmalaya. Sisanya adalah zona oranye atau kawasan risiko sedang, kemudian dua daerah zona kuning atau risiko rendah adalah Kabupaten Bandung dan Kabupaten Sukabumi.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved