Breaking News:

Menjelang Lebaran, Kuliner Legendaris Kupat Tahu Gempol Ramai Terima Ratusan Pesanan Lontong

Membludaknya pesanan lontong pun dirasakan pemilik usaha Kupat Tahu Gempol yang merupakan salah satu kuliner legendaris di Bandung.

Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Seli Andina Miranti
fasko dehotman/tribun jabar
Sajian Kupat Tahu Gempol yang melegenda. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kupat dan lontong menjadi menu yang banyak dicari dan dipilih untuk disantap saat perayaan Hari Raya Idulfitri.

Makanan yang disantap sebagai pengganti nasi ini berbahan beras yang dibungkus dari anyaman daun kelapa muda.

Biasanya kupat selalu hadir sebagai pelengkap dengan sayur opor dan gulai.

Baca juga: Tak Ada Larangan Salat Idulfitri Di Jabar, Gubernur Jawa Barat; Kecuali Daerah Zona Merah

Sebenarnya membuat kupat dan lontong tidaklah sulit, namun sebagian orang memilih untuk memesan kupat dan lontong untuk disantap saat Hari Raya Idulfitri.

Membludaknya pesanan lontong pun dirasakan pemilik usaha Kupat Tahu Gempol yang merupakan salah satu kuliner legendaris di Bandung.

"Menjelang hari H sebelum lebaran pemesan lontong meningkat 200-300 per hari" ujar Tini Sumartini dari Kupat Tahu Gempol saat wawancara virtual, Senin (10/5/2021).

Pemesanan lontong ini, kata Tini, kebanyakan masih dari wilayah Bandung.

Berbeda dengan tahun sebelumnya yang menerima pesanan lontong dari luar kota, namun memang jumlahnya tidak terlalu banyak.

Memang tidak bisa dipungkiri lontong memiliki kualitas rasa yang berbeda-beda, meskipun bentuknya sama.

Bahkan ada juga yang teskturnya keras dan tidak lembut ketika dimakan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved