Breaking News:

Salat Idul Fitri di Sumedang Bisa Digelar Berjemaah Termasuk di Masjid Agung, Ini Syaratnya

Pemerintah Kabupaten Sumedang mengizinkan pelaksanaan salat Idul Fitri tahun ini bisa digelar secara berjemaah

Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, seusai mengikuti Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2021 di Mapolres Sumedang Rabu (5/5/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG- Pemerintah Kabupaten Sumedang mengizinkan pelaksanaan salat Idul Fitri tahun ini bisa digelar secara berjemaah, tetapi harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, mengatakan untuk pelaksanaan salat Idul Fitri tahun ini, pemerintah juga menyarankan agar digelar di ruangan yang terbuka.

"Saya juga meminta kepada panitia pelaksanaan salat Ied agar melayangkan surat terlebih dahulu kepada gugus tugas," ujarnya di Kantor Kelurahan Regol, Senin (10/5/2021).

Hal tersebut, kata Dony Ahmad Munir, untuk memastikan siapa yang bertanggung jawab dan menjadi Satgas penanganan protokol kesehatan di lingkungannya masing-masing selama menjalankan salat Idul Fitri.

"Maksudnya agar protokol kesehatan berjalan dengan baik. Imbauan saya, kalau menggelar Salat Ied utamakan digelar di ruang-ruang terbuka," kata Dony Ahmad Munir.

Baca juga: Kata-kata Mohon Maaf dan Ucapan Selamat Idul Fitri, Buat yang Tak Mudik Kirim ke Keluarga di Rumah

Salat Ied berjemaah di luar ruangan agar para jemaah bisa menjaga jarak. Jika salat Idul Fitri terpaksa digelar di dalam masjid, pemerintah meminta agar protokol kesehatan harus benar-benar dijalankan secara ketat.

Selain itu, Dony juga memastikan Masjid Agung Sumedang juga bakal menggela rsalat Idul Fitri karena masjid bersejarah itu merupakan masjid yang paling disiplin dan ketat menerapkan protokol kesehatan.

"Jadi Masjid Agung akan menggelar Salat Ied, tapi dengan menjalankan prokes yang ketat," kata Dony Ahmad Munir.

Ia mengatakan salat Idul Fitri di Masjid Agung Sumedang itu nantinya diutamakan di luar ruangan, seperti di serambi masjid, lapangan parkir, hingga ke Alun-alun Sumedang.

"Jadi, sebagian besar jamaah masjid akan hadir di lapangan terbuka, dan memanfaatkan luar lapangan yang begitu luas kemudian dipadukan dengan alun-alun," ucapnya.

Bupati memastikan pelaksanaan salat Ied di Masjid Agung bakal menjalankan protokol kesehatan secara ketat seperti jemaah diminta untuk tetap menggunakan masker dari rumah.

"Insyaallah karena Masjid Agung sudah sering melaksanakan itu, dan prokesnya sangat ketat, nanti bisa menjalankannya dengan baik ketika pelaksanaan Salat Idulfitri," kata Dony Ahmad Munir.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved