Breaking News:

Resmi Dilarang, Petugas Gabungan Akan Bubarkan Takbir Keliling di Sumedang

Aparat kepolisian melarang warga Kabupaten Sumedang untuk mengadakan kegiatan takbir keliling menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Siti Fatimah
TRIBUN JABAR / BUKBIS CANDRA ISMET BEY
ilustrasi sejumlah warga melakukan takbir keliling- Aparat kepolisian melarang warga Kabupaten Sumedang untuk mengadakan kegiatan takbir keliling menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. 

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Aparat kepolisian melarang warga Kabupaten Sumedang untuk mengadakan kegiatan takbir keliling menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Atas hal tersebut, aparat gabungan dari TNI, Polri, dan Satpol PP Sumedang akan membubarkan jika ada masyarakat yang nekat mengadakan takbir keliling tersebut.

Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto mengatakan, pihaknya melarang warga untuk mengadakan takbir keliling itu karena bisa mengundang kerumunan ditengah pandemi Covid-19.

Baca juga: Menag Larang Takbir Keliling, Salat Ied di Zona Merah & Zona Oranye Harus di Rumah Masing-masing

"Jika didapati ada warga yang melakukan takbir keliling akan dibubarkan," ujarnya di Pos penyekatan Mudik Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Senin (10/5/2021).

Selain itu, pihaknya juga mengimbau warga yang mengadakan kegiatan takbir keliling itu untuk pulang ke rumahnya masing-masing.

"Jadi kami mengajak masyarakat Sumedang untuk melakukan takbir di Masjid. Namun tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19," kata Eko.

Baca juga: MUI Ciamis Izinkan Salat Id di Masjid dan di Lapangan, tapi Takbir Keliling Dilarang

Sementara untuk antisipasi adanya kegiatan itu, pihaknya akan melakukan patroli gabungan skala besar di pusat kota Sumedang yang berpotensi masayarakat berkerumun.

"Nanti kami juga akan melakukan penyekatan di sejumlah titik di Sumedang," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved