Breaking News:

Larangan Mudik 2021

Pergerakan Warga yang Nekat Mudik di Sumedang Mulai Lengang, Volume Kendaraan pun Cenderung Sepi

Di Pos Penyekatan Cibeusi, Jatinangor, kondisi arus lalu lintas dari kedua arah baik dari arah Bandung maupun Sumedang masih terpantau ramai lancar.

Tribun Jabar
Kondisi arus lalu lintas di Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (10/5/2021) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Pergerakan warga yang nekat mudik ke Kabupaten Sumedang hingga saat ini belum terjadi lonjakan, bahkan kondisi arus lalu lintas pun terpantau masih lengang, pada Senin (10/5/2021) siang.

Menurut pantauan Tribun Jabar di Pos Penyekatan Cibeusi, Jatinangor, kondisi arus lalu lintas dari kedua arah baik dari arah Bandung maupun Sumedang masih terpantau ramai lancar dan sama sekali tidak terjadi kepadatan.

Begitu pun dengan kondisi di Pos Penyekatan Cimanggung, yang berada Jalan Raya Bandung-Garut.

Baca juga: Banyak yang Nekat Mudik saat Dini Hari, Petugas Pos Penyekatan di Cirebon Ditambah 3 Kali Lipat

Di sini, kondisi arus lalu lintas juga masih terpantau lengang, bahkan cenderung sepi.

"Hingga saat ini, di Sumedang belum terjadi lonjakan signifikan," ujar Kasatlantas Polres Sumedang AKP Eryda Kusumah di Pos Penyekatan mudik Cimanggung.

Namun, pihaknya memprediksi puncak warga yang nekat mudik akan terjadi pada H-1 Lebaran sehingga polisi sudah meyiapkan antisipasi dengan cara lebih memperketat penyekatan.

Hingga saat ini, kata Eryda, kendaraan yang masuk ke wilayah Kabupaten Sumedang masih didominasi oleh kendaraan berpelat B atau Jakarta dan D atau Bandung.

"Hingga hari kelima larangan mudik, arus kendaraan pemudik di Sumedang masih landai."

"Mungkin di Sumedang ini puncak arus kendaraan akan terjadi pada H-1 Lebaran" katanya.

Pihaknya juga sudah membuat skema untuk antisipasi kedatangan warga yang memaksa mudik tersebut saat H-1 Lebaran, terutama saat malam takbiran.

"Skemanya tetap melakukan penyekatan di titik- titik penyekatan, tapi di tengah kota ada Pos PAM, yang nantinya akan mengatur titik yang dimungkinkan terjadinya kepadatan arus lalu lintas," ujar Eryda. (*)

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Hermawan Aksan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved