Breaking News:

Larangan Mudik Lebaran

Pemuda Muhammadiyah Menilai Larangan Mudik Efektif Cegah Gelombang Covid, Silaturahmi Lewat Daring

Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah mendukung penuh kebijakan pemerintah tentang larangan mudik yang mulai diberlakukan sejak Kamis (6/5/2021).

Penulis: Kisdiantoro | Editor: Kisdiantoro
Tribun Jabar/Lutfi Ahmad M
Penyekatan yang dilakukan petugas di GT Cileunyi, Kabupaten Bandung, Kamis (6/5/2021) malam. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA – Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah mendukung penuh kebijakan pemerintah tentang larangan mudik yang mulai diberlakukan sejak Kamis (6/5/2021).

Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Sunanto menilai, kebijakan yang tertuang dalam Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 No 13 Tahun 2021 ini sangat strategis sebagai upaya besar pemerintah mengantisipasi munculnya gelombang baru kasus Covid-19 di Indonesia.

Kebijakan ini, katanya, sangatlah taktis sebagai pencegahan melonjaknya kasus baru Covid-19 selama Idul Fitri.

Baca juga: Siap-siap, PPKM Skala Mikro Diperpanjang 14 Hari Usai Masa Larangan Mudik, Berlaku di 30 Provinsi,

"Bagi sebagian pihak, mungkin ini tidak mudah diterima, tapi kami melihat justru ini bagian langkah nyata pemerintah melindungi keselamatan jiwa masyarakat, terutama kaum muslimin,” tegas Cak Nanto, panggilan akrabnya di Jakarta, dalam rilis yang diterima Tribunjabar.id,  Jumat (7/5/2021).

Dengan alasan inilah, Cak Nanto berharap, semua pihak bisa memahami munculnya pelarangan mudik tersebut.

Menurutnya, di tengah pandemi saat ini, yang patut diutamakan adalah keselamatan jiwa, bukan sekadar bergembira bertemu sanak keluarga.

Agar silaturahmi tetap terjaga, lanjut Cak Nanto, saat ini juga bisa dijembatani dengan memanfaatkan berbagai platform media sosial.

Selain larangan mudik, Cak Nanto juga mengapresisasi langkah Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas yang membuat sejumlah kebijakan strategis dalam upaya pengendalian kasus Covid-19.

Di antara kebijakan terbaru yang dibuat Menag Yaqut adalah peniadaan takbir keliling pada malam Idul Fitri.

Aturan peniadaan takbir keliling ini tertuang dalam Surat Edaran Menag RI No 7 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Salat Idul Fitri Tahun 1442 H/2021 di saat Pandemi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved