Breaking News:

Ibadah Haji

KABAR GEMBIRA bagi Umat Islam, Arab Saudi Gelar Ibadah Haji 2021

Pelaksanaan ibadah haji 2021 akan diatur dengan memperhatikan kesehatan dan keselamatan jemaah mengingat pandemi Covid-19 masih ada.

Editor: Hermawan Aksan
AFP
Ibadah haji tahun 2020 di tengah pandemi hanya diikuti 1.000 orang. Kerajaan Arab Saudi mengumumkan akan menggelar ibadah haji 2021. 

TRIBUNJABAR.ID – Kabar gembira buat umat Islam, Kerajaan Arab Saudi mengumumkan akan menggelar ibadah haji 2021.

Hal itu disampaikan oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi sebagaimana dilansir Gulf Today, Minggu (9/5/2021).

Pelaksanaan ibadah haji 2021 akan diatur dengan memperhatikan kesehatan dan keselamatan jemaah mengingat pandemi Covid-19 masih ada.

Baca juga: Jika Ada Pemberangkatan Haji Tahun Ini, Biaya Diprediksi Naik, Ini Alasannya

Oleh karena itu, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengatakan pelaksanaan ibadah haji akan dilakukan sesuai protokol kesehatan yang ketat.

Kementerian tersebut menambahkan, otoritas kesehatan di Saudi terus menilai kondisi dan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk pelaksanaan ibadah haji mendatang.

Stasiun televisi milik kerajaan mewartakan pengumuman lebih lanjut mengenai ibadah haji 2021 akan menyusul sebagaimana dilansir Reuters.

“Mekanisme dan ketentuan penyelenggaraan haji tahun ini akan diumumkan nanti,” lapor stasiun televisi milik kerajaan mengutip oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.

Tahun lalu, Arab Saudi mengizinkan beberapa orang saja di dalam negeri untuk menunaikan ibadah haji.

Diberitakan Kompas.com sebelumnya, ibadah haji 2020 dinyatakan sukses oleh Kerajaan Arab Saudi meski masih dilanda pandemi virus corona.

Pada ibadah Haji 2020, lebih dari 18.490 pekerja direkrut untuk mengimplementasikan rencana ibadah haji dan memberi layanan terbaik bagi jemaah.

Terdapat 28 pusat layanan baru dan lengkap dengan protokol kesehatan yang tersebar di sekitar Masjidil Haram.

Lebih dari 13.500 staf kebersihan dengan peralatan terbaru akan bekerja selama 24 jam di seluruh kota dan tempat-tempat suci.

Di Masjidil Haram, lebih dari 3.500 pekerja ikut serta dalam pembersihan besar-besaran.

Para pekerja menggunakan 54.000 liter disinfektan ramah lingkungan dan 95 peralatan untuk operasi pembersihan harian di tempat suci itu.

Pihak keamanan juga telah membuat jalur pembatas di sekeliling Kabah serta antara bukit Safa dan Marwah. (Kompas.com)

Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved