Breaking News:

Waspada Bahaya Ngantuk Ketika Berkendara Motor saat Puasa, Ini Cara Anti Ngantuk yang Bisa Dilakukan

Rupanya mengantuk saat berkendara sangat berbahaya, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.

Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Cirebon/ Eki Yulianto
ILUSTRASI - Acuh Muyayang (27), pemudik dari Jakarta yang hendak pulang ke kampung halamannya di Brebes, Jawa Tengah 

TRIBUNJABAR.ID - Berkendara menggunakan sepeda motor dalam jarak yang jauh tentu sangat menguras tenaga, apalagi bila dilakukan saat berpuasa di bulan Ramadan.

Tak jarang, rasa kantuk pun datang, apalagi saat terkena angin yang sejuk.

Namun, rupanya mengantuk saat berkendara sangat berbahaya, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.

Lalu bagaimana cara mengatasinya?

Dilansir dari Kompas.com, Head of Safety Riding promotion Wahana, Agus Sani menjelaskan bahwa penyebab umum datangnya rasa kantuk ialah kelelahan dan kurang oksigen di kepala.

"Sehingga, aliran darah tidak lancar. Pengendara bisa beristirahat dan olah tubuh (pemanasan) untuk mengatasinya. Bila tidak berpuasa, ya minum air," kata dia kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Pemanasan yang dilakukan bisa dengan melakukan peregangan ringan pada bagian-bagian lutut, tangan, dan bahu agar aliran darah kembali lancar.

Baca juga: Viral Video Gadis Ini Tak Sengaja Bertemu Ayahnya saat Mudik, Sang Ayah Langsung Buntuti Bus

Peregangan ini cukup dilakukan kurang lebih lima menit sampai tubuh terasa fit.

"Jangan lupa juga untuk membuka helm supaya lebih enak. Jadi agar mencegah ngantuk saat berkendara lakukan pemanasan sebelum riding dan cukup istirahat,” ucap Agus.

Ia pun mengimbau untuk jangan mendengarkan lagu dalam upaya atas menghilangkan rasa kantuk.

Sebab, tidak efektif, malah membuat tidak fokus dan waspada dengan suara yang ada di sekitar.

Baca juga: Puncak Arus Mudik, Petugas Gabungan di Sumedang Waspadai Pergerakan Pemudik Menjelang Malam Takbiran

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cara Anti Ngantuk Ketika Berkendara Motor Saat Berpuasa"

Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved