Breaking News:

KRONOLOGI Aksi Percobaan Pencurian yang Dilakukan Sepasang Kekasih di Kota Tasik, Pelaku Diburu

Sepasang kekasih yang tepergok hendak mencuri di rumah mewah yang kosong sempat diteriaki maling oleh warga.

Penulis: Firman Suryaman
Editor: Giri
Istimewa
W (15), warga Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, diamankan Polsek Cibeureum karena tepergok hendak mencuri di sebuah rumah mewah. Pacarnya kabur. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Sepasang kekasih yang tepergok hendak mencuri di rumah mewah yang kosong sempat diteriaki maling oleh warga.

"Awalnya ada teriakan 'maling-maling'. Lalu saya keluar dan warga sudah banyak," kata Ajat Sudrajat, penunggu rumah mewah tersebut, saat dimintai keterangan di Polsek Cibeureum, Polres Tasikmalaya Kota, Minggu (9/5/2021).

Dini hari sebelumnya, sepasang kekasih, Rf (20), warga Kecamatan Cibeureum, dan W (15), warga Kecamatan Kawalu, tepergok hendak mencuri di rumah mewah di Kelurahan Ciherang, Kecamatan Cibeureum.

Namun warga memergoki ketika Rf tengah mencongkel jendela.

Rf berhasil melarikan diri sedangkan W hanya bisa melongo dan langsung diamankan.

Ajat mengaku tak mengetahui di rumah majikannya ada orang hendak mencuri.

"Saya tertidur di dalam. Tahu-tahu terbangun karena ada teriakan 'maling-maling'," ujarnya.

Baca juga: Jelang Idul Fitri Rawan Kriminalitas, Masyarakat Diminta Waspada, Pencuri Nekat Ambil Kotak Amal

Menurut Ajat, maling memang belum masuk ke dalam rumah sehingga belum sempat mengambil barang.

"Ini rumah pengusaha di Jakarta. Sudah lima tahun kosong dan saya ditugasi menjaga dan merawatnya," kata Ajat seraya berucap syukur aksi pencurian itu berhasil digagalkan warga.

Jajaran Polsek Cibeureum masih memburu Rf yang berhasil lolos dari kepungan warga dan menghilang di kegelapan malam.

"Masih dalam pendalaman. Sejauh ini sudah dimintai keterangan sejumlah saksi, termasuk W juga sudah diperiksa," kata Kapolsek Cibeureum, AKP Suyitno.

W kepada petugas mengaku tak tahu-menahu aksi pencurian yang dilakukan Rf.

Baca juga: 11 Debt Collector yang Ingin Rampas Mobil Disopiri Anggota TNI Sudah Ditangkap, Satu Masih Diburu

Baca juga: Tak ada Hujan Tak Ada Angin, Sebagian Bangunan Ponpes An-Nuur di Sumedang Ambruk, 1 Santri terluka

"Saya hanya diajak, dan setelah tahu, menolak, tapi dipaksa. Saya disuruh melihat situasi. Tapi saya terus-menerus minta diantar pulang karena memang enggak mau," kata W sambil menahan tangis. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved