Breaking News:

Hari Keempat Larangan Mudik, Volume Kendaraan yang Melintas Jatinangor Menurun 

Kapolsek Jatinangor, Kompol Aan Supriatna, mengatakan, sejak pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB, polisi hanya memeriksa  311 mobil dan 42 sepeda motor

Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Kondisi arus lalu lintas di Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, saat petugas gabungan melakukan penyekatan, Minggu (9/5/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG- Volume kendaraan yang melintas di Pos Penyekatan Cibeusi Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, mengalami penurunan pada hari keempat larangan mudik, Minggu (9/5/2021).

Pantauan Tribun Jabar, arus lalu lintas dari arah Cileunyi ke Jatinangor tampak normal. Pada hari-hari sebelumnya, arus lalu lintas di lokasi yang sama tampak ramai, bahkan kerap terjadi antrean panjang saat petugas melakukan penyekatan.

Kapolsek Jatinangor, Kompol Aan Supriatna, mengatakan, sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB, polisi hanya memeriksa  311 unit mobil dan 42 unit sepeda motor.

"Yang diputar balik hanya ada 50 mobil dan 10 unit sepeda motor," ujar Aan Supriatna saat ditemui di Pos Penyekatan mudik Cibeusi Jatinangor.

Jumlah tersebut lebih sedikit jika dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya sehingga Aan menilai volume kendaraan yang melintasi Jatinangor pada hari keempat larangan mudik mengalami penurunan.

Baca juga: Petugas Tilang Travel Gelap yang Bawa Pemudik di Kuningan, Polisi Bantah Sopir Bus Sweeping

"Jika dibandingkan dengan hari kemarin, volume kendaraan yang melintasi menuju Sumedang mengalami penurunan," kata Aan.

Ia mengatakan, pada hari keempat larangan mudik, kendaraan pribadi berpelat B atau Jakarta dan Pelat D atau Bandung masih tetap mendominasi. "Karena terindikasi hendak mudik, kita putar balikkan," ucapnya.

Terkait puncak arus mudik, kata Aan, polisi memprediksi terjadi sejak Sabtu 8 Mei 2021 kemarin. Kenyataannya, arus lalu lintas sudah terpantau lengang.

"Lebaran tahun ini tidak seperti tahun- tahun sebelumnya, tidak ada hari libur total. Mungkin puncak arus pemudik akan terjadi pada malam takbiran," kata Aan.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved