Breaking News:

Pemudik yang Lolos Penyekatan di Sumedang Harus Isolasi di Tempat Khusus yang Disiapkan Desa

Para pemudik yang lolos penyekatan tersebut harus menjalani isolasi di tempat isolasi yang sudah disiapkan selama lima hari

Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin
Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan saat meninjau Pos Penyekatan Jatinangor. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Pemudik yang lolos dari penyekatan di Kabupaten Sumedang saat larangan mudik diberlakukan wajib melakukan isolasi di tempat khusus untuk mencegah penyebaran virus corona.

Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan mengatakan, para pemudik tersebut harus menjalani isolasi di tempat khusus yang sudah disediakan di setiap desa yang ada di Kabupaten Sumedang.

"Isolasinya di tempat khusus, kita sudah siapkan tempat isolasinya di setiap desa,"ujarnya saat meninjau Pos Penyekatan Jatinangor, Jumat (7/6/2021).

Para pemudik yang lolos penyekatan tersebut, kata Erwan, harus menjalani isolasi di tempat isolasi yang sudah disiapkan oleh Satgas Covid-19 tingkat desa selama lima hari.

"Jadi bagi pemudik yang sudah terlanjur sampai di Sumedang, ya wajib isolasi," kata Erwan.

Atas hal itu, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 tingkat desa untuk melakukan pengawasan dan pendataan bagi para pemudik yang lolos dari penyekatan tersebut.

Baca juga: Pikap Ditutup Terpal Diciduk Petugas di Perbatasan Majalengka-Sumedang, Ternyata Isi Penumpang

Selain itu, pihaknya juga meminta agar Satgas Covid-19 dari mulai tingkat kecamatan hingga tingkat desa itu harus benar-benar pro aktif dalam melakukan pengecekan warganya yang baru mudik.

"Harus cek warganya jangan sampai ada yang lolos karena kita tidak tahu apakah dia membawa virus atau tidak," ucapnya.

Untuk itu, pihaknya mengimbau semua masyarakat Kabupaten Sumedang yang sedang berada di perantauan untuk tidak mudik pada lebaran tahun ini.

"Saya mohon masyarakat untuk bersabar dan mengikuti aturan pemerintah. Kami sayang kepada masyarakat, oleh karena itu kami tidak ingin virus Covid-19 ini bisa menyebar lagi," kata Erwan.

Baca juga: Cerita Memilukan Keluarga Dani, Berhari-hari Jalan Kaki ke Bandung, Cuma Bekal Uang Segini

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved