Breaking News:

Di Daerah Ini, Warga Bebas Hilir Mudik, Gunakan Perahu untuk Lewati Perbatasan

Warga di Pangandaran masih biasa hilir mudik melalui jalur jalan tikus penyebrangan di Pangandaran

Penulis: Padna | Editor: Siti Fatimah
Suasana Warga di Penyebrangan Maruyungsari dan Sukanegara, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat 

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Hari kedua diberlakukan larangan Mudik lebaran Idul Fitri 1442 H, warga di Pangandaran masih biasa hilir mudik melalui jalur jalan tikus penyebrangan di Pangandaran tanpa ada penyecekan dari petugas. 

Dalam pantauan Tribunjabar.id pada hari Jum'at (7/5/2021) pukul 8:02 hingga pukul 9:00, tampak beberapa warga di Desa Maruyungsari dan Sukanegara, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat hilir mudik ke wilayah Cilacap, Jawa tengah.

Diketahui jalur jalan tikus penyebrangan yang menggunakan perahu rakit dan berada di wilayah dua Desa tersebut merupakan akses alternatif warga setempat untuk melakukan aktivitasnya sehari-hari.

Seorang warga Maruyungsari, Fitri (20) mengatakan, bahwa Ia akan pergi ke Jawa tengah melalui penyebrangan perahu rakit.

"Ya saya mau silaturahmi kang, dan udah biasa jalan sini (penyebrangan dengan perahu rakit)," kata Fitri.

"Sebenarnya takut sih menyebrang terus, tapi ya gimana lagi," ujar Fitri saat ditemui Tribunjabar.id sebelum menyebrang, Jum'at pagi (7/5/2021).

Ia menyampaikan, penyebrangan ini akses terdekat jika dibandingkan harus melewati jalur Pancimas Kalipucang jaraknya terlalu jauh.

akses penyebrangan menggunakan jasa perahu getek
akses penyebrangan menggunakan jasa perahu getek ()

"Soalnya, kalau memutar ke Kalipucang terlalu jauh dan ada juga pemudik yang biasa lewat sini," ucapnya.

Ditempat berbeda, Saiman (63) warga Sukanegara menyampaikan bahwa Ia hendak pergi ke pasar Bulupayung di Kecamatan Kesugihan Kabupaten Cilacap melalui penyebrangan lokasi tersebut.

"Sudah biasa saya ke pasar melalui penyebrangan ini dan kadang - kadang pemudik juga ada lewat sini," kata Saiman. 

Sementara sebelumnya Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan Padaherang, Kustiman menyampaikan, ini dilakukan untuk mengantisipasi pemudik melewati jalur jalan tikus penyebrangan yang berada di dua desa yakni, desa Maruyungsari dan desa Sukanegara.

Untuk itu, pihaknya mengecek ke lokasi, dan sampai hari ini (4/5/2021) tidak ada indikasi pemudik menyebrang.

"Hanya, ada aktivitas masyarakat yang hilir mudik untuk memenuhi kebutuhan hidupnya," ujar Kustiman kepada Tribunjabar.id disela-sela pengecekannya, Selasa (4/5/2021).

Misalkan, lanjut Ia, warga yang dari Jawa Tengah masuk ke wilayah Jawa Barat dan juga sebaliknya.

Terutama, masyarakat Padaherang Jawa Barat dan Kedungreja, Cilacap, Jawa tengah.

Kustiman menegaskan, pihaknya bersama Satgas desa akan selalu menjaga untuk mengantisipasi kemungkinan adanya pemudik yang melewati jalur tikus penyebrangan yang berada di Desa Maruyungsari dan Desa Sukanegara.

"Selain itu, Kami akan membuat Posko Satgas Covid-19 antisipasi pemudik di setiap penyebrangan di dua Desa tersebut."

"Ini merupakan satu upaya pencegahan yang dimungkinkan adanya pemudik yang menyusup jalan-jalan tikus penyebrangan," kata Kustiman. 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved