Breaking News:

22 Ribu Kendaraan Terpaksa Balik Arah, Gagal Lewati 158 Titik Penyekatan di Jabar dalam Dua Hari

Sebanyak 22 ribu kendaraan gagal melewati 158 titik penyekatan untuk mengadang pemudik di Jawa Barat dalam 2 hari pertama pemberlakukan larangan mudik

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Giri
Satu di antara pos penyekatan pemudik di Purwakarta. Sebanyak 22 ribu kendaraan harus putar balik dalam dua hari pemberlakukan larangan mudik di Jawa Barat. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sebanyak 22 ribu kendaraan gagal melewati 158 titik penyekatan untuk mengadang pemudik di Jawa Barat dalam dua hari pertama pemberlakukan larangan mudik Lebaran.

"Proses pelarangan mudik berlangsung sangat dinamis. Per harinya itu Polda Jawa Barat memutarbalikkan sekitar 11 ribu kendaraan. Jadi selama dua hari terakhir sudah 22 ribu kendaraan yang diputarbalikkan karena ketahuan curi-curi mudik," kata Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, seusai memimpin rapat Penanganan Covid-19 Jabar di Markas Kodam III Siliwangi, Jumat (7/5/2021).

Selama dua hari, katanya, totalnya terdapat 64 ribu kendaraan yang dirazia atau diperiksa oleh petugas kepolisian, satpol PP, TNI, dinas perhubungan, dan instansi lainnya.

"Hikmahnya, per hari ini, laporan dari kepolisian, lalu lintas lebih lengang, karena mungkin ada pemberitaan terjadinya dinamika luar biasa kemarin. Itu membuat banyak yang mau mudik mengurungkannya," katanya.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat menghadiri acara Data Science Weekend (DSW) via konferensi video di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Minggu (28/3/2021).
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat menghadiri acara Data Science Weekend (DSW) via konferensi video di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Minggu (28/3/2021). (Tribun Jabar)

Dari sekitar 300 penyekatan se-Indonesia, katanya, setengahnya ada di Jawa Barat.

Terdiri atas 20 penyekatan di jalan tol dan jalan jalan nasional, sisanya 130 penyekatan di jalan-jalan kota/kabupaten, melibatkan polsek terkait.

Baca juga: Berbagai Usaha Pemudik Kelabui Petugas Titik Penyekatan Mudik 2021, Naik Truk Sayur hingga Ambulans

"Sehingga enggak usah menyiasati karena nanti capai sendiri. Semua potensi-potensi yang ke arah zona mudik itu ditutup. Contohnya yang paling ramai di Priangan kan, ke Tasik Garut itu, di Gentong juga juga dilakukan penyekatan luar biasa," katanya.

Forkopimda Jabar, katanya, beberapa hari menjelang Lebaran akan kompak, bersama-sama untuk menyemangati petugas di lokasi penyekatan.

"Simpati kami, semangat kami, doa kami untuk para petugas yang sedang berpuasa tapi sambil melakukan kegiatan extraordinary, melakukan pemeriksaan. Dinamika pasti sangat berat dan sangat sulit. Terima kasih juga ke kota/kabupaten yang mendukung yang menyediakan fasilitas buka puasa buat para petugas," katanya.

Gubernur mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan diri.

Baca juga: Hoaks Video Viral Kemacetan Pemudik di Jalan Tikus Pegunungan Hindari Penyekatan, Begini Faktanya!

Masyarakat diminta taat pada aturan, semata-mata bukan melarang kemuliaan dan kebaikan mudik bertemu orang tua, tapi situasi pandemi belum terkendali. 

"Dan kasus membuktikan tiap kita libur panjang, tidak terkendali. Maka keterisian rumah sakit melompat ke 80 persen, kasus juga naik. Sekarang dengan keterisian rumah sakit hanya 36 persen, itu menandakan tren turun ini dengan baik dan kami harus jaga dengan baik," katanya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved