Minggu, 12 April 2026

Dini Hari Tadi, Sudah Ada Ratusan Kendaraan yang Diputarbalikkan di Perbatasan Sukabumi

Petugas gabungan mulai melakukan penyekatan di empat titik pintu masuk wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Penulis: Fauzi Noviandi | Editor: Seli Andina Miranti
Istimewa
Sejumlah personil gabungan saat memeriksa dan memutar balikan kendaraan dari luar daerah yang hendak memasuki wilayah Kota Sukabumi 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kota Sukabumi, Fauzi Noviandi.

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Memasuki H-6 Perayaan Hari Raya Idulfitri 1442 H, Personil gabungan putar balik ratusan kendaraan dari luar daerah yang hendak memasuki wilayah hukum Polres Sukabumi Kota.

Petugas gabungan terdiri dari jajaran Polres Sukabumi Kota, Kodim 0607 Kota Sukabumi, dan Dinas Intansi terkait lainnya, mulai melakukan penyekatan di empat titik pintu masuk wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sumarni, mengatakan, penyekatan yang dilakukan di empat titik tersebut. Dilakukan di perbatasan Sukabumi-Cianjur, Sukalarang, Dhorifah, Cisaat, depan gedung Dekranasda, dan di Terminal tipe A serta Terminal tipe C Lembursitu.

"Penyekatan yang dilakukan mulai dari dini hari tadi hinggat sebuh, Kamis (6/5/2021), di Pos penyekatan Sukalarang tercatat ada sebanyak 117 kendaraan yang diputar balikan, sedangkan di Pos Penyekatan Cisaat ada 3," katanya dalam keterangan tertulisanya, Kamis (6/5/2021)

AKBP Sumarni menjelaskan, selain penyekatan, mengecekan beberapa pos pengamanan dan pos pelayanan Operasi Ketupat Lodaya yang telah didirikan Jajarannya untuk menjaga kondusifitas kamtibmas jelang hari raya Idul Fitri.

"Kita berharap kegiatan ini bisa membantu untuk mengurangi mobilisasi warga masyarakat yang akan masuk ke wilayah hukum Polres Sukabumi Kota. Bagi warga masyarakat yang tidak diperkenankan dan tidak termasuk di dalam syarat-syarat yang diperbolehkan untuk melintas, kita langsung putar balikan," jelasnya.

Baca juga: Kondisi Terkini di Posko Penyekatan GT Padalarang, Mobil Pelat Nomor Luar Bandung Juga Diputar Balik

AKBP Sumarni meminta masyarakat dapat menahan diri untuk tidak melakukan mudik pada Lebaran Idulfitri tahun 1442 H, karena kebijakan pemeritah dalam upaya penyebar luasan Covid-19.

"Oleh karena itu, sampai kejadian situasi di negara lain dengan lonjakan angka penyebaran Covid-19 yang sangat tinggi terjadi di wilayah kita karena kita tidak mau menahan diri dan masih egois," ucapnya.

Baca juga: Masih Nekat Mudik Hari Ini? Ini Rincian Sanksi bagi Pemudik yang Nekat Berangkat saat Larangan Mudik

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved