Breaking News:

KRI Nanggala 402 Hilang

Tiga Kapal Angkatan Laut Cina Merapat ke Indonesia, Bantu Evakuasi KRI Nanggala-402

Ada tiga kapal Angkatan Laut Cina yang diperbantukan untuk mengevakuasi KRI Nanggala-402.

Editor: taufik ismail
KOMPAS.com CYPRIANUS ANTO SAPTOWALYONO
Kapal selam KRI Nanggala-402 berlayar mendekati dermaga Indah Kiat di Kota Cilegon, Banten, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJABAR.ID - Pemerintah Indonesia tengah berupaya untuk mengangkat kapal selam KRI Nanggala-402 yang tenggelam di perairan Pulau Bali.

Tak sendiri, Indonesia dibantu oleh Cina untuk melakukan evakuasi.

Hal tersebut sudah dibenarkan oleh Kementerian Pertahanan Cina.

Mereka mengumumkan telah mengirim kapal Angkatan Laut Cina ke Selat Lombok untuk membantu mengangkat bangkai KRI Nanggala-402.

Posisi kapal selam nahas itu ditemukan pada 25 April, setelah menghilang selama beberapa hari saat sedang melakukan latihan penembakan torpedo di perairan laut di sebelah utara Bali.

KRI Nanggala-402 dipastikan tenggelam dan pecah menjadi tiga bagian dengan bangkai yang kini berada di kedalaman lebih dari 800 meter.

Ilustrasi - Foto-foto benda yang ditemukan dari KRI Nanggala-402 yang hilang kontak.
Ilustrasi - Foto-foto benda yang ditemukan dari KRI Nanggala-402 yang tenggelam. (Istimewa)

Kementerian Pertahanan Cina memastikan akan bergabung dalam upaya penyelamatan internasional setelah menyampaikan pernyataan "belasungkawa yang mendalam" untuk para korban.

"Kami ingin menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada para korban kapal selam Indonesia yang tenggelam, KRI Nanggala-402, dan menyampaikan simpati yang tulus kepada keluarga yang berduka," kata Kolonel Ren Guoqiang, juru bicara Kementerian Pertahanan China.

Kolonel Ren menambahkan, atas permintaan Pemerintah Indonesia, Tentara Pembebasan Rakyat telah mengirim kapal-kapal Angkatan Laut ke "perairan yang relevan di Selat Lombok" untuk membantu mengangkat kapal selam buatan Jerman yang berusia 44 tahun itu.

Pada akhir tahun lalu, militer Indonesia menunjukkan drone bawah laut yang diduga milik Cina yang ditemukan oleh nelayan Pulau Selayar yang letaknya di sekitar perairan tersebut.

Halaman
12
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved