Breaking News:

Terkait Salat Idul Fitri, Pemkab Sumedang Tunggu Keputusan Hasil Rapat dengan Forkopimda dan Ulama

Pemerintah Kabupaten Sumedang hingga saat ini belum bisa memutuskan terkait pelaksanaan salat Idul Fitri untuk digelar di masjid maupun di lapangan.

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Giri
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, seusai mengikuti Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2021 di Mapolres Sumedang Rabu (5/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Pemerintah Kabupaten Sumedang hingga saat ini belum bisa memutuskan terkait pelaksanaan salat Idul Fitri untuk digelar di masjid maupun di lapangan.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, mengatakan, pihaknya masih menunggu keputusan bersama antara Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumedang dan ulama terkait pelaksanaan salat Idul Fitri tersebut.

"Keputusan akhir setelah rapat evaluasi pada hari Sabtu nanti. Seperti apa kebijakan yang akan kami ambil," ujarnya saat mengikuti apel gelar pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2021 di Mapolres Sumedang, Rabu (5/5/2021).

Sebelumnya, kata Dony, pihaknya telah membahas salat Idul Fitri ini dengan Kementerian Agama, MUI, dan Dewan Masjid Kabupaten Sumedang.

"Pada prinsipnya salat (Idul Fitri) itu boleh selama menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, terutama setengah dari kapasitas yang ada," katanya.

Baca juga: Mulai Berlaku Kamis Pukul 00.00, Ini 100 Titik Penyekatan Mudik di Jabar, dari Bogor Sampai Kuningan

Dony mengatakan, kalaupun salat Idul Fitri tahun ini tetap bisa dilaksanakan secara berjemaah, pihaknya akan menyarankan agar dilaksanakan di tempat-tempat terbuka seperti di lapangan.

Selain itu, pihaknya juga berharap ada kesiapan dari semua elemen masyarakat terutama dalam mengatasi berbagai permasalahan yang akan timbul.

"Harapan kita Idul Fitri berjalan dengan aman, terhindar dari Covid-19," ucapnya.

Kendati demikian, kata Dony, hingga saat ini kebijakan dari pemerintah pusat masih sangat dinamis dan harus diantisipasi dengan cepat oleh pemerintah daerah.

Baca juga: ASN Harus Tahu, Ini Sanksi yang Akan Diterima Kalau Nekat Cuti dan Mudik Lebaran

"Seperti larangan buka bersama, baru hari kemarin Mendagri mengeluarkan surat edaran tidak boleh ada buka bersama dan open house," ujar Dony.

Atas hal tersebut, pihaknya akan terus mengikuti perkembangan dan fakta di lapangan untuk mengambil kebijakan. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved