Breaking News:

Penyekatan di Sumedang

Mulai Pukul 00.00 Semua Perbatasan Sumedang Dijaga Ketat, Petugas Tak Akan Biarkan Pemudik Lewat

Ada 12 pos penyekatan pemudik yang akan dijaga ketat petugas selama 24 jam di perbatasan Sumedang.

Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Apel gelar pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2021 di Mapolres Sumedang, Rabu (5/5/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Polres Sumedang memastikan bakal melakukan penjagaan pos penyekatan pemudik di setiap perbatasan di Kabupaten Sumedang selama 24 jam.

Hal tersebut dilakukan untuk mencegah agar para pemudik benar-benar tidak bisa masuk ke wilayah Kabupaten Sumedang selama larangan mudik diberlakukan pada 6-17 Mei 2021 nanti.

Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto mengatakan, selama melakukan penyekatan pemudik dalam Operasi Ketupat Lodaya 2021, pihaknya mendirikan delapan pos pengamanan, 29 pos pengaturan, dan 12 pos penyekatan pemudik.

"Untuk pelaksanaan penjagaannya diperketat dalam 24 jam dan (petugas) dibagi 3 sif agar lebih aktif dalam pelaksanaan tugasnya," ujarnya seusai Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya di Mapolres Sumedang, Rabu (5/5/2021).

Khusus untuk di pos penyekatan pemudik, kata Eko, akan ditempatkan anggota secara terpadu baik dari Polri, TNI, Satpol PP dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang.

Baca juga: Mulai Besok, Warga Daerah Lain Ingin Ke Bandung Harus Bawa 2 Dokumen Berikut Ini

Sementara beberapa hari sebelum penyekatan pemudik, pihaknya sudah melakukan pengecekan pos penyekatan untuk mengantisipasi timbulnya antrean dan kemacetan akibat kendaraan yang akan diperiksa oleh petugas di pos penyekatan tersebut.

"Hasil pengecekan, sudah 90 persen pos itu berdiri dan insya Allah, besok kami melaksanakan kebijakan pemerintah tersebut," kata Eko.

Sementara untuk personel yang diterjunkan dalam Operasi Ketupat Lodaya tersebut, kata Eko, dari Polres Sumedang akan diterjunkan 550 personel, 175 personel dari TNI, ditambah petugas Dinas Perhubungan dan elemen masyarakat.

"Total dari elemen seluruh lapisan masyarakat kurang lebih ada 1.200 personel," ucapnya.

Baca juga: Mulai Besok, Bus AKAP dan AKDP Asal Sumedang Tak Akan Beroperasi Selama Larangan Mudik

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved