Breaking News:

Selama 5 Hari, Ribuan Pemudik Tiba di Sumedang dengan Menggunakan Bus, Sebelum Mudik Dilarang

Ribuan pemudik dari Jakarta dan Bekasi telah berdatangan menggunakan bus ke sejumlah daerah di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Tribun Jabar
Pemudik yang tiba di Terminal Ciakar Sumedang. Sampai pukul 12.00 siang tadi, sudah tiba 100 pemudik. Diperkirakan jumlahnya akan terus bertambah hari ini hingga malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Ribuan pemudik dari Jakarta dan Bekasi telah berdatangan menggunakan bus ke sejumlah daerah di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, sebelum adanya pemberlakuan larangan mudik yang diterapkan 6-17 Mei 2021.

Berdasarkan data pengelola Terminal Tipe A Ciakar, Kabupaten Sumedang, sejak 1 hingga 5 Mei 2021 atau satu hari sebelum larangan mudik diterapkan, total sudah ada 1.650 pemudik yang datang di Kabupaten Sumedang.

Pengelola Tipe A Ciakar mencatat, pada 1 Mei 2021 ada 225 pemudik, 2 Mei 2021 ada 396 pemudik, 3 Mei 2021 ada 402 pemudik, 4 Mei 2021 ada 496 pemudik, dan 5 Mei 2021 hingga pukul 12.00 WIB ada 100 pemudik yang datang di Kabupaten Sumedang.

Baca juga: Siasati Larangan Mudik Lebaran Tengah Malam Nanti, Pemudik Padati Terminal Cicaheum pada H-1 pagi

Dandru Regu C Terminal Tipe A Ciakar Kabupaten Sumedang, Dadang Karna, mengatakan, pada 1-4 Mei 2021 atau selama empat hari terakhir, jumlah pemudik yang datang ke Terminal Ciakar sudah mencapai 1.550 penumpang.

"Hari ini kedatangan (bus pertama) dari Jakarta ada 32 orang, kedua 20 orang, dan ketiga 20 orang juga, jadi dari 3 bus tadi ada 72 penumpang," ujarnya saat ditemui di Terminal Tipe A Ciakar Sumedang, Rabu (5/5/2021).

Bus terakhir atau bus keempat yang tiba pada pukul 12.00 WIB hari ini mengangkut 28 pemudik sehingga total pemudik sudah mencapai 100 orang, tetapi jumlah tersebut dipastikan akan terus bertambah.

Sebab, kedatangan para pemudik dengan menggunakan bus akan terus terjadi hingga malam hari mengingat pada 5 Mei 2021 ini merupakan hari terakhir mudik diperbolehkan dengan catatan harus menerapkan protokol kesehatan.

"Hari ini bisa dikatakan puncaknya karena besok sudah penghentian arus (larangan mudik)," kata Dadang.

Seorang penumpang asal Ciuyah, Asep (32), membenarkan bahwa ia mudik dari Jakarta sebelum larangan mudik Lebaran tahun ini pada 6-17 Mei 2021.

"Saya mudik dari Jakarta Utara, mudik hari ini karena katanya kalau besok sudah gak bisa, jadi mudiknya mending sekarang saja," katanya.

Ia mengatakan, selama di perjalanan dari Jakarta menuju Kabupaten Sumedang tetap lancar dan belum ada penyekatan saat masuk perbatasan Sumedang.

"Tapi kalau travel ada satu dua yang diberhentikan," ucap Asep. (*)

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Hermawan Aksan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved