Breaking News:

Sah! 10 Titik di Kabupaten Sukabumi Ini Akan Disekat saat Mudik, Termasuk Jalur Tikus

Ratusan personil gabungan akan dikerahkan dalam penyekatan mudik lebaran tahun 2021. jalur tikus juga dijaga untuk menghindari pemudik nekat

Tribun Jabar/ M Rizal Jalaludin
Pasukan gabungan saat apel gelar pasukan operasi ketupat lodaya 2021, Rabu (5/5/2021) 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Ratusan personil gabungan akan dikerahkan dalam penyekatan mudik lebaran tahun 2021.

Kapolres Sukabumi AKBP M Lukman Syarif mengatakan, sekitar 898 personil gabungan TNI Polri, Dishub, Satpol PP dan unsur lainnya dikerahkan dalam penyekatan mudik lebaran yang akan dilakukan mulai tanggal 6 Mei sampai 17 Mei 2021.

"Hari ini kita melaksanakan serentak seluruh Indonesia, apel operasi ketupat 2021. Gabungan personil TNI Polri dan pemerintahan serta beberapa elemen dari masyarakat itu 898 kita libatkan. Dari tanggal 6 sampai 17 mei, jumlah titik penyekatan kita ada 6 lokasi di tambah ada 4 kemarin jadi 10 titik penyekatan," ujarnya kepada wartawan di Mapolres Sukabumi, Rabu (5/5/2021).

Menurutnya, jalur tikus juga dijaga oleh petugas untuk menghindari pemudik yang nekat.

"Lokasinya masing-masing di wilayah perbatasan terluar Sukabumi, dua titik utama dan sisanya jalan-jalan tikus yang menuju wilayah kita menuju perbatasan dengan wilayah kabupaten lainnya," jelasnya.

Ia mengimbau agar warga mematuhi aturan pemerintah terkait larangan mudik ini.

Baca juga: Jabar Jadi Pintu Masuk, Petugas Diminta Jangan Lengah, Ridwan Kamil; Pemudik Curi-curi Waktu

"Imbauannya sudah jelas patuhi protokol kesehatan dari pemerintah dilarang mudik, menghindari penyebaran covid 19. Bahwa yang mudik jangan dulu memaksakan mudik, karena sesuai imbauan pemerintah dilarang mudik, tetap patuhi protokol kesehatan. Untuk warga Sukabumi sendiri kita sudah menyediakan stiker khusus warga Sukabumi bertuliskan SKBM singkatan Sukabumi," terangnya.

"Masyarakat yang akan mudik ada ciri-cirinya pertama bukan KTPnya sukabumi, sopir tersebut membawa orang orang tidak saling mengetahui atau mengenalnya, kita cek nanti baik KTP-nya, tanda pengenalnya nah kalau kita temukan itu kita kembalikan kagi ke tempat asalnya," jelasnya.

Baca juga: Banyak Mall Tidak Batasi Pengunjung yang Berbelanja, Polisi Panggil Manajemen Mall

Penulis: M RIZAL JALALUDIN
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved