Breaking News:

Keputusan Salat Id ada di Kemenag dan MUI, Ridwan Kamil: ''Yang Zona Merah Salat Id di Rumah Saja''

Salat Idulfitri ini, kata Ridwan Kamil, jika masih diboleh pun harus benar-benar melaksanakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

istimewa
Ridwan Kamil (kanan) dan Doni Monardo. Ridwan Kamil mengatakan, keputusan mengenai boleh atau tidaknya penyelenggaraan salat Idulfitri secara berjemaah di masjid atau lapangan pada tahun ini berada di tingkat Kementerian Agama RI dan MUI setiap daerah. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, keputusan mengenai boleh atau tidaknya penyelenggaraan salat Idulfitri secara berjemaah di masjid atau lapangan pada tahun ini berada di tingkat Kementerian Agama RI dan MUI setiap daerah.

"Jadi kita akan ikut sesuai syariat. Syariat itu yang menentukan Kementerian Agama dan MUI. Kalau zona merah itu kemungkinan tidak boleh secara umum ya, tapi nanti saya konfirmasi lagi," kata Gubernur di Gedung Sate, Rabu (5/5/2021).

Berdasarkan pengalaman tahun lalu, pelaksanaan salat Idulfitri di luar zona merah direkomendasikan diselenggarakan di masjid atau lapangan dengan kapasitas terbatas dan hanya diikuti masyarakat setempat dan kapasitas terbatas sesuai anjuran satgas dan MUI setempat.

Baca juga: 2000 WNA Positif Covid meski Punya Surat Negatif, Ridwan Kamil Sebut Jabar Akan Cek Orang Asing

"Jadi pasti salat Idulfitri ini terbagi dua, di zona nonmerah bisa dilaksanakan di masjid dan di rumah begitu ya, dan yang zona merah di rumah masing-masing," katanya.

Salat Idulfitri ini, katanya, jika masih diboleh pun harus benar-benar melaksanakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Khutbah pun jangan sampai terlalu lama dan tidak usah bersalaman setelah salat.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan Kabupaten Bandung Barat dan Kota Tasikmalaya kembali berstatus zona merah atau kawasan berisiko tinggi Covid-19.

Karenanya, kawasan wisata di dua daerah tersebut diinstruksikan untuk ditutup kembali sementara.

"Dengan berat hati saya sampaikan di minggu ini ada dua zona merah datang lagi ke Jawa Barat, Kabupaten Bandung Barat dan Kota Tasikmalaya."

Halaman
1234
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Hermawan Aksan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved