Breaking News:

Kabupaten Bandung Tetapkan 8 Titik Penyekatan Jalan, 1300 Personel Diterjunkan, Berikut Lokasinya

1300 personel disiagakan selama Operasi Ketupat Lodaya 2021 dan terdapat 8 titik penyekatan jalan di Kabupaten Bandung

Istimewa
ilustrasi -Penyekatan di Gerbang Tol Cileunyi, Kabupaten Bandung.1300 personel disiagakan selama Operasi Ketupat Lodaya 2021 dan terdapat 8 titik penyekatan jalan di Kabupaten Bandung, termasuk di gerbang tol. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Lebaran kali ini pemerintah melarang untuk mudik, demi menekan dan memutus mata rantai penyebaran Covid 19.

Untuk pengamanan Lebaran 2021 di Kabupaten Bandung, petugas gabungan TNI, Polri, dan lainnya membuat 20 pos pengamanan.

Selain itu petugas juga mengantisipasi di jalur alternatif, jika terdapat pengenendara yang menggubakan jalan tersebut untuk mudik.

Baca juga: Siasati Larangan Mudik Lebaran Tengah Malam Nanti, Pemudik Padati Terminal Cicaheum pada H-1 pagi

Kabag Ops Polresta Bandung, Kompol Gandi Jukardi, memaparkan, dalam oprasi ketupat lodaya 2021 ini menggelar kurang lebih sekitar 20 pos pengamanan.

"Di antara 20 pos itu, ada 8 pos penyekatan, jadi ada titik-titik penyekatan dan pengamanan," ujar Gandi, setelah apel gelar pasukan dalam rangka operasi ketupat lodaya 2021, di Doom Balerame, Soreang, Rabu (5/4/2021).

Gandi mengatakan  untuk penyekatan di 8 titik tersebut  sesuai dengan perkiraan yang memang harus di antisipasi.

"Pertama di Gate Tol Cileunyi, Gate Tol Soreang, Under Pass Kopo, Under Passs Dayeuhkolot, Sipang Tiga Kersen Bojongsoang, Neagreg, Cikalang, dan Cikancung," kata Gandi.

Baca juga: Larangan Mudik Berlaku Besok, Ini 8 Titik Penyekatan di Bandung dan Wilayah Aglomerasi

Gandi mengungkapkan, dirinya  sudah kordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Satgas Covid 19.

"Di titik penyekatan akan ditempatkan satu unit khusus, tim protap kesehatan, salah satunya melakukan rapid tes atau swab tes di lapangan," kata Gandi.

Gandi menjelaskan, ketika ada masyarakat yang nekad mudik tentunya ada aturan-aturan, baik itu dari Kementrian Perhubungan ataupun tindakan-tindakan yang ditentukan di Kepolisian.

"Namun intinya kami masih melaksanakan sesuai dengan petunjuk dan arahan dari pimpinan. Kita akan melaksanakan preemtif dan preventif, kecuali kalau ada yang melakukan langakah-lakah, misal membandel, kita akan laksanakan sesuai dengan aturan yang ada," tuturnya.

Baca juga: Larangan Mudik, Seluruh Bus AKAP dan AKDP Berhenti Beroperasi kecuali di 2 Terminal Berikut Ini

Saat ditanya bagaimana jika banyak yang memaksa mudik dan berkelompok,  Gandi mengatakan, ada langkah antisipatif yang disiapkan, sampai dengan kemungkinan yang dipertanyakan. 

"Untuk personel yang dilibatkan (dalam oprasi ketupat lodaya) seluruhnya baik TNI, Polri, maupun dari Satgas Covid 19, kurang lebih ada 1300 personel yang akan diturunkan secara bergantian di lapangan," kata dia.

Untuk antisipasi pemudik yang memnggunakan sepeda motor san memalui jalan alternatif atau jalan tikus, kata Gandi, tentu langkahnya sama, pihaknya akan melakukan langkah preemtif dan prepentif.

"Tentunya kalau memang melalui jalur tikus yang ada, kita sudah antisipasi pada titik tersebut karena sudah dideteksi, sesuai pemetaan wilayah yang ada," ucapnya.

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved