Breaking News:

Headline Tribun Jabar

Headline Tribun Jabar Hari Ini, Ibu-ibu Pengajian Terpapar Covid-19, Seorang Dibawa ke Rumah Sakit

Headline Tribun Jabar hari ini mengenai puluhan orang terpapar Covid-19. Mereka diduga terpapar saat mengikuti pengajian.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Januar Pribadi Hamel
Istimewa
Salah seorang warga menjalani tes swab di Cianjur. Satu orang yang mengalami sesak dan bergejala dari 53 orang yang positif terpapar Covid-19, sudah dirujuk ke RSUD Pagelaran. 

"Dari pemeriksaan pada hari kedua dan ketiga, sebanyak 27 dipastikan positif, sehingga total yang terjangkit sebanyak 53 orang," kata Aceng.

Aceng mengatakan, sejauh ini belum diketahui pasti siapa peserta pengajian yang pertama terpapar dan bagaimana ia bisa sampai terpapar.

"Kami juga sempat menanyakan hal itu pada keluarga yang pertama diketahui terpapar. Tapi jawabannya tidak jelas. Kami juga tanya aktivitas mereka sebelum diketahui terpapar. Salah satunya ternyata pengajian. Karena itu pula pelacakan kontak pertama yang kami lakukan adalah pada para peserta pengajian, yang hasilnya lebih dari 50 orang terpapar," ujar Aceng.

Aceng mengatakan, kecuali seorang yang terpaksa dilarikan ke RS Pagelaran karena mengalami sesak napas, semua warga Desa Sukajadi yang terpapar Covid sudah menjalani isolasi di rumahnya masing-masing.

Baca juga: Warga Dusun Ciangkrek Sukabumi Keracunan Massal, Diduga dari Ikan Pindang atau Ikan Cue

"Saya sudah instruksikan kepada kepala desa untuk mensuplai semua kebutuhan warga yang sedang diisolasi. Silakan gunakan dana desa jika diperlukan," ujarnya.

Menyusul terjadinya kasus ini, kata Aceng, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro juga langsung diberlakukan di Desa Sukajadi.

"Saya harap isolasi mandiri dan PPKM ini bisa memutus mata rantai pemnyebaran Covid-19 di sana," kata Aceng.

Ruang Tertutup

Selain melalui percikan droplet dari mereka yang positif Covid-19 dan menempel di permukaan benda, virus korona juga bisa menyebar di udara. Ini pula yang membuat potensi penyebaran virus korona di kerumunan di ruangan tertutup menjadi sangat besar jika salah seorang yang ada di kerumunan itu ternyata positif korona. Bukan saja di pengajian, tapi juga di pasar-pasar tradisional, mal atau tempat hiburan malam.

Epidemiolog Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono mengatakan, potensi penyebaran virus di ruangan tertutup ini jauh lebih besar lagi jika ruangannya ber-AC. Oleh karena itu, ujar Pandu, sangat penting untuk tetap menggunakan masker.

Baca juga: Foto-foto Eva Sofiana Perawat yang Dibakar Hidup-hidup di Malang, Bagikan Banyak Foto Cantik

"Kalau pakai masker di dalam ruangan itu, walaupun ada virus, atau pembawa virus berbicara, kita tidak apa-apa atau termasuk aman dari paparan," ujar Pandu. "Jadi kuncinya ada di pencegahan, gunakanlah masker di ruangan terbuka maupun ruangan tertutup."
(ferri amiril mukminin)

Headline Tribun Jabar Hari Ini lainnya bisa disimak di sini.

VIDEO PILIHAN

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved