Breaking News:

Harusnya Jasad Sugeng Nelayan Pencari Umang Sudah Muncul ke Permukaan, Pencarian Hari Kelima Nihil

Nelayan pencari umang yang hilang di perairan Selok Jero, Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, belum ditemukan hingga hari kelima pencarian.

Penulis: Padna | Editor: Giri
Istimewa
Tim SAR gabungan Cilacap dan Pangandaran mencari Sugeng nelayan pencari umang yang hilang di Selok Jero, Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (5/5/2021). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Nelayan pencari umang yang hilang di perairan Selok Jero, Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, belum ditemukan hingga hari kelima pencarian.

Nelayan yang hilang itu bernama Sugeng (55) warga Majingklak RT 01/06, Desa Pamotan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Dantim Basarnas Cilacap, Jawa Tengah, Fajar Wajdi, mengatakan, Sugeng belum juga ditemuka sampai Rabu (5/5/2021)

"Pencarian korban sampai sore ini masih nihil. Asumsi kami, jika masuk hari kelima ini biasanya korban muncul ke permukaan laut," ucap Fajar Wajdi

"Namun sampai sore ini, belum ada tanda-tanda munculnya korban atau masih nihil," ujar Fajar saat dihubungi Tribunjabar.id melalui seluler, Rabu sore (5/5/2021).

Fajar memastikan, tidak ada dugaan lain seperti korban nyangkut di akar bakau karena kalau tenggelam, korban pasti terbawa arus.

Pihaknya juga sudah koordinasi dengan para nelayan Pangandaran.

Jika ada yang menemukan di perairan Pangandaran agar segera menyampaikan ke tim SAR. 

Baca juga: Hanya Ditemukan Perahu, Nelayan Pangandaran Pencari Umang Hilang di Selok Jero Nusakambangan

Rencananya, Sugeng akan dicari hingga Jumat (7/5/2021), sesuai SOP SAR yaitu tujuh hari.

"Kalau memang selama tujuh hari belum ditemukan juga, pencarian kita hentikan tetapi tetap dilakukan pemantauan," kata Fajar.

Jadi jika ada informasi dari warga atau teman nelayan yang menemukan korban, lanjut Ia, pihaknya akan tindaklanjuti untuk melakukan evakuasi korban.

Kemudian, tambah Fajar, pada Selasa (4/5/2021) saat mengecek jenazah tanpa identitas yang ditemukan seorang nelayan di pantai Madasari, Desa Legok Jawa, Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran itu, ternyata bukan jenazah Sugeng.

Baca juga: Hasil Melaut di Jakarta Berkurang, Nelayan Cirebon Terpaksa Mudik Lewat Laut, Dua Hari Dua Malam

"Yang kemarin bukan korban yang kita cari, karena tidak ada tanda-tanda sesuai dengan pengakuan keluarga Sugeng," ucapnya.

Dari hasil inafis di RSUD Pandega Pangandaran, korban tidak bisa dikenali dikarenakan seluruh lapisan jari-jari korban sudah rusak. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved