Breaking News:

Mudik Lebaran Dilarang

H-1 Larangan Mudik Lebaran, Pemudik Terus Berdatangan di Sumedang, ''Alhamdulillah Lancar''

Menurut pantauan Tribun di Terminal Tipe A Ciakar Kabupaten Sumedang, Rabu (5/5/2021), hampir satu jam satu kali bus yang mengangkut pemudik itu tiba.

Tribun Jabar
Pemudik dari Jakarta yang tiba di Terminal Ciakar, Sumedang, Rabu (5/5/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Satu hari menjelang larangan mudik diterapkan, pemudik dari Jakarta dan Bekasi berbondong-bondong tiba di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, dengan menggunakan bus.

Menurut pantauan Tribun Jabar di Terminal Tipe A Ciakar Kabupaten Sumedang, Rabu (5/5/2021), hampir satu jam satu kali bus yang mengangkut pemudik itu tiba dengan membawa penumpang rata-rata 30 orang.

Mereka terlihat membawa banyak barang bawaan yang dimasukkan ke tas besar, dus, dan karung, kemudian langsung naik angkot untuk menuju kampung halaman masing-masing.

Baca juga: Selama 5 Hari, Ribuan Pemudik Tiba di Sumedang dengan Menggunakan Bus, Sebelum Mudik Dilarang

Seorang pemudik asal Darmaraja, Rolih (50), mengatakan, dia bersama istrinya terpaksa mudik lebih awal karena sudah ada larangan mudik yang bakal diterapkan pada 6-17 Mei 2021.

"Saya kerja di Jakarta menjahit, mudik dulu hari ini karena mulai tanggal 6 ada larangan mudik," ujarnya saat ditemui di Terminal Tipe A Ciakar, Kabupaten Sumedang, Rabu (5/5/2021).

Ia mengatakan akan kembali berangkat ke Jakarta setelah kondisinya normal atau larangan mudik sudah tidak diberlakukan lagi supaya tidak terjaring penyekatan oleh petugas gabungan.

"Nanti, setelah larangan mudik enggak berlaku lagi," kata Rolih.

Hal senada dikatakan pemudik asal Cimalaka, Siti Rohayati (40), bahwa dia terpaksa terburu-buru mudik dari Pasar Rebo Jakarta untuk menghindari larangan mudik dan penyekatan di perbatasan.

Pemudik yang tiba di Terminal Ciakar Sumedang
Pemudik yang tiba di Terminal Ciakar Sumedang (Tribun Jabar)

"Alhamdulillah lancar karena tidak ada penyekatan," ucapnya.

Bahkan, kata dia, sebelum mudik dan setelah tiba di Kabupaten Sumedang juga tidak diharuskan untuk menunjukan hasil tes Covid-19 baik hasil rapid test antigen, GeNose, maupun hasil swab test.

"Alhamdulillah lancar, (tes Covid-19) juga gak ada," katanya.

Berdasarkan data Pengelola Terminal Tipe A Ciakar Kabupaten Sumedang sejak 1 hingga 5 Mei 2021 atau satu hari sebelum larangan mudik diterapkan, total sudah ada 1.650 pemudik yang datang ke Kabupaten Sumedang.

Pengelola Tipe A Ciakar mencatat, pada 1 Mei 2021 ada 225 pemudik, 2 Mei 2021 ada 396 pemudik, 3 Mei 2021 ada 402 pemudik, 4 Mei 2021 ada 496 pemudik, dan 5 Mei 2021 hingga pukul 12.00 WIB ada 100 pemudik yang datang ke Kabupaten Sumedang. (*)

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Hermawan Aksan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved