Breaking News:

Daftar Korban Keracunan Massal Ikan Cue di Ciangkrek Sukabumi, Pagi Ini Sudah 18 Orang

Kepala Desa Mekarasih Ujang Suryadi mengatakan, saat ini warga yang keracunan bertambah menjadi 18 orang, sebelumnya hanya terdapat enam orang.

Istimewa
Korban keracunan ikan cue di Sukabumi tengah menjalani perawatan. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Warga yang keracunan massal di Dusun Ciangkrek, Desa Mekarasih, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat terus bertambah.

Kepala Desa Mekarasih Ujang Suryadi mengatakan, saat ini warga yang keracunan bertambah menjadi 18 orang, sebelumnya hanya terdapat enam orang.

Warga Ciangkrek, Kabupaten Sukabumi, mengalami keracunan. Diduga setelah makan ikan cue.
Warga Ciangkrek, Kabupaten Sukabumi, mengalami keracunan. Diduga setelah makan ikan cue. (Istimewa)

Diketahui, warga keracunan diduga setelah menyantap ikan cue atau pindang saat buka puasa, Selasa (4/5/2021).

"Korban masih terus bertambah, jumlah total korban sementara tercatat 18 orang," katanya via pesan singkat, Rabu (5/5/2021).

Berikut data 18 orang yang keracunan:

1. Revan umur 20 bulan.
2. Revin umur 20 bulan
3. Adah umur 40 tahun
4. Kamaludin umur 35 tahun
5. Tedi umur 21 tahun
6. Citra umur 17 tahun
7. Abdul Ajid umur 22 tahun
8. Rizki umur 4 tahun
9. Iyah umur 68 tahun
10. Reza umur 12 tahun
11. Rizwan umur 19 tahun
12. Aida umur 22 tahun
13. Diki umur 7 tahun
14. Anin umur 50 tahun
15. Saropah
16. Deni umur 25 tahun
17. Rido umur 7 tahun.
18. Penti umur 15 tahun.

Diduga dari Ikan Pindang

Sejumlah warga Dusun Ciangkrek, Desa Mekarasih, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat keracunan setelah menyantap hidangan berbuka puasa, Selasa (4/5/2021) malam.

Kepala Desa Mekarasih Ujang Suryadi mengatakan, warganya keracunan diduga setelah makan ikan pindang atau cue (bahasa setempat).

"Iya, ini lagi ditangani di Puskesmas Cibuntu. Eta (Itu, Red) makan cue katanya, pindang. Iya (habis buka)," ujarnya via telepon.

Ia mengatakan, baru dilaporkan terdapat enam orang yang keracunan.

Korban ada orang dewasa dan anak-anak.

"Baru enam orang, ada yang satu keluarga, ada yang beda keluarga. Dewasa sama anak-anak, saya baru mau berangkat, belum nyampe ke lokasi saya," ucapnya.(M Rizal Jalaludin)

Penulis: M RIZAL JALALUDIN
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved