Breaking News:

Wanita Pengirim Sate Beracun

Ayah Pengirim Sate Beracun Syok Tahu Anak Terancam Hukuman Mati, Ingin ke Bantul Tapi Terkendala Ini

Maman syok saat tahu Nani Apriliani terancam hukuman mati. Ia ingin ke Bantul, tapi terkendala hal ini.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: taufik ismail
TribunCirebon.com/Eki Yulianto
Rumah Nani Apriliani dalam keadaan kosong, Rabu (5/5/2021). Sang ayah, Maman tak ada di tempat 

Namun kata Rendy keinginan itu terkendala adanya larangan bepergian oleh pemerintah.

"Keluarga sebenarnya pengen ke Bantul, tapi ya itu kendalanya tidak tahu mau menghubungi siapa, belum ada panggilan juga dari polisi. Takutnya kalau ke sana ada penyekatan disuruh pulang lagi, padahal kami dari desa siap untuk mendampingi ke sana," ujar dia.

Tersangka NA, pengirim sate beracun di Mapolres Bantul, Senin (3/5/2021)
Tersangka NA, pengirim sate beracun di Mapolres Bantul, Senin (3/5/2021) (KOMPAS.COM/MARKUS YUWONO)

Namun, menurutnya Maman, ayah Nani sudah berencana akan ke Bantul setelah Lebaran nanti.

"Tapi Pak Maman memang rencananya mau ke Jogja setelah lebaran nanti," katanya.

Sebelumnya Maman masih bersedia diwawancara wartawan.

Saat itu ia menceritakan sosok Nani Apriliani.

Sejatinya sosok Nani merupakan orang yang baik di lingkungan rumahnya.

Hal ini disampaikan sendiri oleh ayah Nani, Maman (45) saat ditemui di rumahnya, Senin (3/5/2021).

Maman mengatakan, selain baik, sosok Nani Apriliani memang pendiam.

Ini terlihat dari sifat anaknya saat berada di rumah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved