Breaking News:

Adang Pemudik Nekat, Polres Ciamis Turunkan 765 Personel Gabungan, Bersiaga di Empat Pos

Polres Ciamis menurunkan 765 personel gabungan untuk mengadang pemudik yang nekat melintas atau pulang ke wilayah Kabupaten Ciamis dan Pangandaran.

Dok Humas Polres Ciamis
Kapolres Ciamis, AKBP Hendria Lesmana ,didampingi Kasat Bimas Polres Ciamis AKP Aep Saefudin, membagi-bagikan takjil dan masker gratis untuk warga, pengguna jalan, PKL, tukang ojek, dan tukang becak, Kamis (22/4/2021). Polres Ciamis menurunkan 765 personel gabungan untuk mengadang pemudik nekat. 

TRIBUNJABAR.ID, CIAMISPolres Ciamis menurunkan 765 personel gabungan untuk mengadang pemudik yang nekat melintas atau pulang ke wilayah Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Pangandaran.

Ke-765 personel gabungan tersebut siaga penuh di empat pos penyekatan mulai Kamis (6/5/2021). 

Empat pos itu yakni Pos Penyekatan Cihaurbeuti, Gardu Jaya Panawangan, dan Pos Ciung Wanara Karangkamulyan di Kabupaten Ciamis) serta Pos Penyekatan Jembatan Pancimas Rawa Apu Kalipucang di Kabupaten Pangandaran.

Serta pos pelayanan dan pengamanan di pintu-pintu akses masuk Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Pangandaran.

“Bila ada warga yang melintas untuk mudik, maka dengan tegas petugas gabungan akan memutarbalikkan semua. Makanya saya berharap masyarakat tidak mudik dulu. Tahan diri. Kita hadapi Lebaran tanpa mudik. Karena saat ini masih pandemi,” ucap Kapolres Ciamis, AKBP Hendria Lesmana, pada apel gelar pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2021 tingkat Kabupaten Ciamis di halaman Pendopo Gedung Negara Ciamis, Rabu (5/5/2021) siang.

Baca juga: Mulai Besok, Bus AKAP dan AKDP Asal Sumedang Tak Akan Beroperasi Selama Larangan Mudik

Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2021 di halaman Pendopo Gedung Negara Ciamis tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya.

Turut hadir Kapolres Ciamis, AKBP Hendria Lesmana; Dandim 0613/Ciamis, Letkol Czi Dadan Ramdani; Kajari Ciamis, Yuyun Wahyudi; Sekda Ciamis, Tatang, serta unsur Forkopimda Ciamis.

Hendria Lesmana mengatakan, 765 personel gabungan tersebut bersiaga penuh melakukan penyekatan pemudik selama 12 hari Operasi Ketupat Lodaya mulai Kamis (6/5) sampai Senin (17/5).

Ke-765 personel gabungan tersebut terdiri dari anggota Polres Ciamis, personel Kodim 0613/Ciamis, anggota Subdenpom  III/2-3. serta Satpol PP, Dishub, Dinkes, BPBD, Pramuka dan PMI dari Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Pangandaran.

Baca juga: H-1 Larangan Mudik Lebaran, Pemudik Terus Berdatangan di Sumedang, Alhamdulillah Lancar

Banyak yang curi start

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, menyebutkan, apel gelar pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2021 tersebut merupakan bentuk kesiapan pemerintah daerah bersama TNI dan Polri serta instansi terkait dalam pengamanan pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

“Terutama kesiapan untuk melakukan penyekatan terhadap pemudik yang memaksakan diri mudik ke kampung halaman, khususnya di Ciamis ,” ujar Herdiat Sunarya.

Bupati Herdiat mengakui sejauh ini sudah banyak warga yang curi start mudik ke kampung halaman.

“Makanya sekarang tidak hanya pos penyekatan perbatasan yang diperkuat. Pengetatan juga harus dilakukan di posko-posko tingkat desa. Pemudik yang sudah terlanjur sampai di kampung harus menjalani isolasi,” tegas Bupati Herdiat. (andri m dani)

Penulis: Andri M Dani
Editor: Giri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved