Breaking News:

Klaster Pengajian Cianjuur

Satu RT Isolasi Mandiri di Cianjur, Camat Imbau Kades Suplai Kebutuhan Keluarga yang Diisolasi

Ke-53 warga tersebut merupakan warga dari satu RT di Kampung Cangkuang RT 15/04, Desa Sukajadi, Kecamatan Cibinong.

Istimewa
Seorang warga Cibinong, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menjalani rapid test. Saat ini 53 warga yang terpapar Covid-19 di Kecamatan Cibinong sudah melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Camat Cibinong Aceng Holil mengatakan, saat ini 53 warga yang terpapar Covid-19 di Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, sudah melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Ke-53 warga tersebut merupakan warga dari satu RT di Kampung Cangkuang RT 15/04, Desa Sukajadi, Kecamatan Cibinong.

"Saya sudah instruksikan kepada kepala desa untuk menyuplai semua kebutuhan warga yang sedang diisolasi," kata Camat melalui sambungan telepon, Selasa (4/5/2021).

Baca juga: BREAKING NEWS Klaster Ibu-ibu Pengajian di Cianjur, 53 Warga Terpapar Covid-19, Ini Asal Mulanya

Camat mengatakan anggaran yang digunakan untuk logistik 53 warga Cibinong yang positif adalah dari dana desa.

"Dari dana desa bisa digunakan. Saya imbau semangat gotong royong warga lainnya juga untuk menyukseskan isolasi mandiri yang dilakukan tingkat RT ini," ujarnya.

Camat berharap isolasi mandiri tingkat RT yang dilakukan bisa memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Kecamatan Cibinong.

Klaster Pengajian

Sebanyak 53 warga di Kampung Cangkuang RT 15/04, Desa Sukajadi, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur, terpapar Covid-19 hasil rapid test antigen yang dilakukan pihak puskesmas Cibinong selama tiga hari berturut-turut.

Camat Cibinong, Aceng Holil, mengatakan terungkapnya kasus yang kini menjadi klaster pengajian tersebut berawal dari sebuah keluarga yang menderita batuk dan demam.

"Keluarga tersebut berobat dengan keluhan batuk dan demam, pasien tersebut juga menjalani swab test antigen, setelah diperiksa ternyata hasilnya positif," ujar Camat melalui sambungan telepon, Selasa (4/5/2021).

Camat mengatakan, pihak puskesmas langsung melakukan tracing dan pemeriksaan mengenai kegiatan keluarga tersebut apa saja.

"Hasil dari pemeriksaan keluarga tersebut mengatakan sering melakukan kegiatan pengajian," katanya.

Hari pertama dilakukan pemeriksaan terhadap 30 orang ibu pengajian dan 26 positif.

"Hari kedua dan seterusnya dilakukan pemeriksaan sampai disimpulkan ada 53 orang positif," kata Camat. (*)

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Hermawan Aksan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved