Breaking News:

Jelajahi 3 Air Terjun di Jawa Barat, Curug Jagapati Hingga Curug Cikondang, Bisa Jadi Penawar Penat

Sejumlah objek wisata air terjun di Jawa Barat bisa menjadi alternatif pelesir bagi warga yang bosan ke pantai atau wisata swafoto semata.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Disparbud Jabar
Curug Cikondang di Desa Sungkadana, Kecamatan Cempaka, Kabupaten Cianjur. 

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat, Dedi Taufik, mengatakan larangan mudik yang ditetapkan pemerintah diprediksi membuat kunjungan destinasi wisata yang dilakukan wisatawan lokal akan meningkat secara signifikan. 

Hal ini, katanya, harus diantisipasi dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat agar tidak ada klaster kasus Covid-19.

Baca juga: Rekomendasi Wisata Pekan Ini, Curug Kiara Danu, Sensasi Berenang Bersebelahan dengan Hamparan Sawah

Dedi mengaku sudah menggelar rapat khusus secara virtual pada pertengahan pekan bersama kepala dinas pariwisata di 27 kota kabupaten serta tim dari JDS.

Dedi Taufik khawatir larangan mudik dapat menciptakan lonjakan jumlah pengunjung di 108 destinasi wisata unggulan di Jawa Barat.

Beberapa langkah disiapkan, yaitu menguatkan penjagaan kapasitas kunjungan wisatawan, melakukan tes antigen, mengoptimalkan gugus tugas.

Curug Cikondang di Desa Sungkadana, Kecamatan Cempaka, Kabupaten Cianjur.
Curug Cikondang di Desa Sungkadana, Kecamatan Cempaka, Kabupaten Cianjur. (Disparbud Jabar)

“Kami tentunya menyosialisasikan protokol kesehatan, menjaga CHSE serta memberlakukan uji coba mass tracing QR code di destinasi wisata untuk memudahkan melacak kontak erat dan mengetahui kapasitas serta kepadatan pengunjung di lokasi destinasi wisata,” ucap Dedi Taufik melalui ponsel, Selasa (4/5/2021).

Pergerakan masayarakat pada libur Lebaran ini, katanya, dibatasi secara aglomerasi wilayah, yaitu hanya bisa bergerak di dalam wilayah tertentu. Untuk wilayah Jawa Barat terdiri dari aglomerasi Jabodetabek dan Bandung Raya.

"Artinya, masyarakat boleh bergerak di wilayah Kota Bandung, Kabupaten Bandung, KBB, dan Kota Cimahi, itupun tentu dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yang ketat yaitu dengan penerapan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker, dan mencuci tangan)," kata Dedi Taufik.

Ia berharap semua Kepala Dinas Pariwisata di seluruh kabupaten/kota se-Jawa Barat dapat berkomitmen bersama untuk mengedepankan keselamatan masyarakat dari pandemi Covid-19 sejalan dengan adagium Keselamatan Rakyat adalah Hukum yang tertinggi.

Pelaksanaan rapid tes antigen baik waktu dan lokasi akan dilakukan bersama dengan divisi pencegahan Covid-19 Provinsi Jawa Barat dengan SDM dilapangan dibantu oleh Dinkes kabupaten/kota yang dikordinasikan oleh para kadis pariwisata kabupaten/kota.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved