Breaking News:

Ciayumajakuning Bukan Wilayah Aglomerasi, Larangan Mudik Lokal Berlaku, Penjagaan Diperketat

Karena tak termasuk wilayah aglomerasi, larangan mudik lokal berlaku di Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan).

Tribun Cirebon/ Handhika Rahman
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara, Selasa (24/11/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU- Pengawasan larangan mudik 2021 benar-benar akan diperketat mulai 6-17 Mei mendatang.

Karena tak termasuk wilayah aglomerasi, larangan mudik lokal berlaku di Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan).

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara, mengatakan sebenarnya Wali Kota Cirebon sudah mengajukan Ciayumajakuning untuk menjadi wilayah aglomerasi.

Hanya, Ciayumajakuning tidak masuk wilayah yang diperbolehkan untuk mudik lokal tersebut.

"Belum boleh sampai sekarang, itu juga sudah diajukan sama Wali Kota Cirebon kalau tidak salah untuk aglomerasi Ciayumajakuning," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Selasa (4/5/2021).

Baca juga: Mudik Lokal di Wilayah Aglomerasi Jawa Barat Berlaku Mulai 6-17 Mei 2021, Berikut Catat Ketentuannya

Dijelaskan Deden Bonni Koswara, aturan mudik di wilayah Ciayumajakuning akan sama seperti aturan larangan mudik ke daerah lain.

Aturan itu mengacu pada Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadan 1442 Hijriah.

Bagi yang tidak masuk pengecualiaan, ucapnya, akan sulit untuk melintas di kawasan Ciayumajakuning.

Akan ada petugas yang berjaga di perbatasan. Di Kabupaten Indramayu saja, ada 7 titik pos penyekatan.

Ketujuh pos penyekatan itu meliputi GT Cikedung Tol Cipali, Bundaran Pantura Patrol, Desa Gadel Tukdana, Perbatasan Cibogo Gantar, Simpang Tiga Cikawung Cikedung, Bundaran Cadangpinggan dan Krangkeng Perbatasan Cirebon.

"Kategori yang diperbolehkan seperti ibu hamil, berobat, takziah, keperluan dinas dan lain-lain sesuai SE Nomor 13 2021, tetapi mereka harus menunjukkan surat bebas Covid-19," ujar dia.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved