Breaking News:

Cegah Travel Gelap, Polisi Lakukan Penyekatan di Perbatasan Sukabumi-Banten

Polisi melakukan penyekatan di perbatasan Sukabumi-Banten untuk mencegah masuknya travel gelap.

Tribun Jabar/M Rizal Jalaludin
Polisi melakukan pemeriksaan di perbatasan Sukabumi-Banten untuk mencegah travel gelap, Selasa (4/5/2021). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Jajaran kepolisian Polres Sukabumi melakukan penyekatan di perbatasan Sukabumi, Jawa Barat dengan Banten, Selasa (4/5/2021) malam.

Penyekatan tepatnya dilakukan di Pos Pengamanan Gunung Butak, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu.

Kanit Laka Lantas Polres Sukabumi Iptu Nandang Herawan mengatakan, penyekatan ini dilakukan untuk mencegah adanya travel gelap yang membawa pemudik dari luar kota.

"Memeriksa kendaraan yang mana kendaraan tersebut datang dari arah Jakarta maupun dari arah Banten, dengan identitas yaitu kendaraannya yang luar Sukabumi notabene kendaraan nopol B maupun nopol A. Ini untuk mencegah travel gelap, jadi kami periksa," katanya.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Jalur Mudik Ciamis, Pemotor Tabrak Mobil Lalu Ditabrak Truk, Ini Identitas Korban

"Pertama KTP identitas pengemudi, selanjutnya identitas penumpang, kalau dinyatakan identitas pengemudi dan penumpang itu tidak sama patut diduga dicurigai membawa penumpang dari luar kota untuk masuk ke wilayah Palabhhanratu," ujarnya.

Pihaknya juga memasang stiker terhadap kendaraan dengan nomor TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor) dari Sukabumi dan luar Sukabumi.

Untuk kendaraan dengan TNKB Sukabumi dipasangkan stiker bertuliskan SKBM (singkatan Sukabumi).

Sedangkan luar Sukabumi dipasang stiker OKL (Operasi Ketupat Lodaya).

"Untuk pemasangan stiker kita ada dua stiker, yang pertama stiker SKBM, stiker SKBM yaitu stiker yang ada di wilayah Sukabumi, yaitu kendaraan yang mondar-mandir di wilayah kami Untuk yang luar Sukabumi mereka dikenakan stiker OKL (Operasi Ketupat Lodaya) 2021, itu dipasang di kaca depan supir," ucapnya.

Nandang mengatakan, dalam penyekatan hingga saat ini tidak ditemukan travel gelap yang membawa pemudik.

"Malam ini tidak ditemukan, tapi tetap untuk pemeriksaan masih berjalan," ucapnya.

Baca juga: Penumpang Kereta Api Membludak di Stadiun Kiaracondong, Petugas Tampak Kewalahan Atur Antrean

Penulis: M RIZAL JALALUDIN
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved