Breaking News:

Bahagianya Susan Antela Terima Bantuan Jokowi, Guru SMAN 1 Cisolok Itu Ingin Segera Bertemu Presiden

Kebahagiaan terpancar dari raut muka Susan Antela (31), guru SMAN 1 Cisolok, setelah menerima bantuan dari Presiden Jokowi.

Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Tribun Jabar/M Rizal J
Susan Antela (31) menceritakan kondisi terkininya setelah sempat lumpuh dan mengalami pengelihatan buram setelah disuntik vaksin Covid-19. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI- Kebahagiaan terpancar dari raut muka Susan Antela (31), guru SMAN 1 Cisolok yang mengalami kelumpuhan setelah divaksin.

Guru asal Kampung Pasir Talaga RT/RW 06 , Desa Cicadas, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, itu mendapatkan bantuan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), Selasa (4/5/2021).

Setelah mendapat bantuan itu, Susan Antela mengaku, kalau sudah sembuh dan bisa melihat lagi, ingin bertemu langsung dengan Jokowi.

Selain menderita kelumpuhan, Susan Antela juga alami kebutaan. Sejauh ini, kondisi penglihatan mulai membaik.

"Kalau udah bisa lihat, pengen ketemu Bapak Jokowi, mau ucapin terima kasih karena sudah membantu," kata Susan Antela.

Diketahui, Susan menderita guillain barre syndrome (GBS). Hal itu disampaikan Ketua Komisi Daerah Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komda KIPI) Jawa Barat (Jabar) Kusnandi Rusmil.

Kapolres Sukabumi AKBP M Lukman Syarif menyerahkan bantuan dari Presiden Jokowi untuk guru Susan Antela yang mengalami kelumpuhan setelah disuntik vaksin Covid-19, Selasa (4/5/2021) sore.
Kapolres Sukabumi AKBP M Lukman Syarif menyerahkan bantuan dari Presiden Jokowi untuk guru Susan Antela yang mengalami kelumpuhan setelah disuntik vaksin Covid-19, Selasa (4/5/2021) sore. (tribunjabar.id/m rizal j)

Baca juga: Kondisi Terkini Guru Susan yang Lumpuh Usai Divaksin, Tangan & Mata Mulai Pulih, Ia Semangat Sembuh

"SA wanita 31 tahun dengan keluhan kedua mata buram dan kelemahan anggota gerak, keluhan mata buram muncul secara perlahan lahan 12 jam pascaimunisasi Covid-19," ujar Kusnandi.

"Telah dilakukan ct scan toraks dan pemeriksaan darah sesuai prosedur dan hasil pemeriksaan oleh dokter spesialis saraf di diagnosa dengan berupa guillain barre syndrome," katanya saat konferensi pers via virtual, Senin (3/5/2021). 

Sebelumnya, Yayu (26), adik Susan Antela (31), mengatakan kakaknya mengalami pendarahan saat disuntik vaksin Covid-19.  Susan, ucapnya, merasakan pusing, mual, dan lemas setelah 10 menit disuntik.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved